Hakim Konstitusi Arief Hidayat Sebut Situasi Saat Ini Tidak Pernah Terjadi di Zaman Soeharto

Rabu, 25 Oktober 2023 - 14:34 WIB
loading...
Hakim Konstitusi Arief...
Hakim Konstitusi Arief Hidayat berbicara dalam acara Badan Pembina Hukum Nasional (BPHN) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), Jakarta, Rabu (25/10/2023). FOTO/MPI/IRFAN MAULANA
A A A
JAKARTA - Hakim Konstitusi Arief Hidayat memandang kondisi Indonesia di berbagai sektor saat ini tidak baik-baik saja. Bahkan, menurutnya, sistem ketatanegaraan dan sistem bernegara di Indonesia sudah jauh dari amanat pembukaan UUD 1945.

Arief Hidayat kemudian membandingkan dengan era Orde Baru di bawah kepemimpinan Presiden Soeharto. Waktu itu, kata Arief, tidak ada kekuasaan yang terpusat di tangan-tangan tertentu atau berada di tangan segelintir orang (oligarki).

"Kita lihat misalnya masih ada pembagian berdasarkan yang paling kuno teorinya trias politika (rezim Soeharto)," katanya di acara Badan Pembina Hukum Nasional (BPHN) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), Jakarta, Rabu (25/10/2023).



Berbeda dengan era sistem ketatanegaraan dan kenegaraan saat ini. Di era sekrang seseorang yang memiliki partai politik, juga mempunyai tangan-tangan di Legislatif, Yudikatif, dan Eksekutif.

"Kemudian selain dia menguasai, mempunyai tangan-tangan di eksekutif, legislatif yudikatif, dia juga mempunyai partai politik," katanya.

"Ini tidak pernah terjadi di zaman Soeharto bahkan di zamannya Pak SBY belum nampak betul seperti di zaman sekarang," katanya.

Baca juga: Mahfud MD: Jangan Terlalu Optimis Putusan Majelis Kehormatan MK
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PDIP: Jika Seluruh Fraksi...
PDIP: Jika Seluruh Fraksi di DPR Hanya Manut Eksekutif, Apa Bedanya dengan Era Orde Baru?
Usai Ziarah ke Makam...
Usai Ziarah ke Makam Soekarno dan Gus Dur, Kapolri Tabur Bunga di Makam Soeharto
Pengamat: Pemberantasan...
Pengamat: Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Hanya Berfokus pada Pelaku
UNCLOS 82, Strategi...
UNCLOS 82, Strategi Sea Denial Melawan AT Mahan
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Prabowo Dapat Laporan...
Prabowo Dapat Laporan Puskesmas di Miangas Belum Pernah Diperbaiki Sejak Era Soeharto
Bagaimana Presiden Putin...
Bagaimana Presiden Putin Menundukkan Para Oligarki Rusia?
Rekomendasi
Malaysia Prediksi Gejolak...
Malaysia Prediksi Gejolak Harga Energi Berlanjut Dua Tahun ke Depan
Rekam Jejak Paraguay,...
Rekam Jejak Paraguay, Spesialis Adu Penalti yang Pulangkan Jerman di Piala Dunia 2026
Kejutan, Jerman Kebobolan...
Kejutan, Jerman Kebobolan Lawan Paraguay di Babak Pertama
Berita Terkini
Sampaikan Amanah Prabowo,...
Sampaikan Amanah Prabowo, Wamenhaj Salurkan Bantuan untuk Jemaah Haji asal Aceh yang Terlilit Utang
PKS Targetkan 2 Kali...
PKS Targetkan 2 Kali Lipat Legislator Muda di Senayan pada 2029
Histeria Ojol dan Kerentanan...
Histeria Ojol dan Kerentanan Ekstrem Pekerja 'Gig Economy'
Nadiem Makarim Hadapi...
Nadiem Makarim Hadapi Sidang Putusan Kasus Chromebook Hari Ini
MK Putuskan Pembayaran...
MK Putuskan Pembayaran Dana Pensiun Sukarela Bisa Dilakukan Sekaligus atau Berkala
Program Magang Nasional...
Program Magang Nasional 2026 Dibuka, 150 Ribu Lulusan Ikut Magang Bareng Seskab Teddy
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved