Soal Koalisi Bentukan Din dkk, Begini Kata Sekjen Hanura

Rabu, 05 Agustus 2020 - 07:13 WIB
loading...
Soal Koalisi Bentukan...
Sekjen DPP Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), I Gede Pasek Suardika mengkritisi pembentukan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang dipimpin Din Syamsuddin. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang dibentuk mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsudin dan sejumlah tokoh-aktivis yang didukung mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, Politikus Gerindra, Rahmawati Soekarnoputri dan ekonom senior, Rizal Ramli terus menuai komentar negatif dari politisi koalisi pemerintahan Jokowi-KH. Ma'ruf Amin.

Komentar kali ini datang dari Sekjen DPP Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), I Gede Pasek Suardika. Pria yang akrab disapa Pasek ini menganggap, gerakan yang dibentuk Din dkk hanya untuk mengisi masa senggang. "Ya kumpul-kumpul mengisi masa senggang yang saling bermanfaat untuk tukar pikiran," kata Pasek saat dihubungi SINDOnews, Rabu (5/8/2020). (Baca juga: KAMI Akan Dideklarasikan Seputar 17 Agustus, Ini Alasannya)

Pasek mengaku tidak paham dengan narasi yang dikembangkan para tokoh KAMI yang menyebut ingin menyelamatkan Indonesia. Sementara, kondisi yang terjadi bahwa saat ini bangsa tengah dihadapkan pada pandemi Covid-19 yang hal itu dirasakan hampir semua negara. (Baca juga: Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia sebagai Kontrol Pemerintah)

Di sisi lain, lanjut Pasek, ada kecenderungan dari pemerintah yang sungguh-sungguh tengah fokus keluar dari pandemi tersebut dengan berbagai cara ditempuh. Sementara, para tokoh yang tergabung dalam KAMI itu adalah mantan pejabat yang seharusnya memberikan kontribusi yang konstruktif. "Publik hanya akan membaca sebagai kumpul-kumpul mantan pejabat saja. Ya kalau mantan pejabat ya isinya mengeluh dan mengeluh maka publik akan melihat kumpulan para pengeluh saja," ujarnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Borong Penghargaan HR...
Borong Penghargaan HR Asia 2026, Pegadaian Buktikan Diri Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia!
Impor Energi dari 41...
Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!
Larangan Menikah di...
Larangan Menikah di Bulan Suro: Bagaimana Pandangan Islam?
Berita Terkini
Rekrutmen Polri 2026...
Rekrutmen Polri 2026 Ketat dan Transparan, Banyak Anak Jenderal Tak Lolos Seleksi
Prabowo Tegaskan Politik...
Prabowo Tegaskan Politik Bebas Aktif saat Bertemu 8 Dubes di Istana
2 Mobil Porsche Disita...
2 Mobil Porsche Disita KPK dari Rumah Silmy Karim Tidak Ada di LHKPN, Unsur TPPU Didalami
KPK Konfirmasi Hasil...
KPK Konfirmasi Hasil Penggeledahan dalam Pemeriksaan Perdana Silmy Karim sebagai Tersangka
Buku Presiden Solusi...
Buku Presiden Solusi Catat 108 Kebijakan, Qodari: Prabowo Menyasar Akar Persoalan Bangsa
Profesor Ahli Gizi dan...
Profesor Ahli Gizi dan Dokter Anak Bakal Direkrut sebagai Dewan Pengarah BGN
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved