Program Ganjar-Mahfud di Bidang Parekraf, Fokus pada Kelestarian dan Kesejahteraan

Jum'at, 20 Oktober 2023 - 14:27 WIB
loading...
Program Ganjar-Mahfud...
Pasangan capres dan cawapres 2024, yakni Ganjar Pranowo dan Mahfud MD telah resmi mendaftarkan ke KPU pada Kamis (19/10/2023). Foto/Aldhi Chandra
A A A
JAKARTA - Pasangan capres dan cawapres, Ganjar Pranowo-Mahfud MD telah resmi mendaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Kamis (19/10/2023). Pasangan ini pun mempunya visi misi yang diberi judul 'Menuju Indonesia Unggul: Gerak Cepat Mewujudkan Negara Maritim yang Adil dan Lestari'.

Dalam visi misi tersebut terdapat empat program yang berkaitan dengan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (Parekraf) yang akan menjadi target kerja pasangan ini.

Keempat program tersebut di antaranya Indonesia Tujuan Utama Pariwisata Dunia, Ekonomi Kreatif Makin Melaju, Pusat Industri Halal Global, dan Wisata Maritim Mendunia.

"Dari empat program di atas kita dapat melihat fokus pengembangan sektor parekraf akan senantiasa memperhatikan nilai-nilai keberlanjutan, kelestarian, dan dampaknya bagi kesejahteraan masyarakat," kata Indonesia Tourism Strategist sekaligus Founder Temannya Wisatawan, Taufan Rahmadi dalam keterangannya, Jumat (20/10/2023).

Baca juga: Masyarakat Antusias Antarkan Ganjar-Mahfud MD ke KPU, HT: Terima Kasih

Taufan mengatakan, dalam program menjadikan Indonesia tujuan pariwisata dunia bisa diperkuat dengan menjelaskan target Indonesia untuk masuk peringkat 20 dalam Travel and Tourism Competitiveness Index (TTCI).

"Karena sebagaimana kita ketahui, Travel and Tourism Competitiveness Index (TTCI) yang dirilis secara resmi oleh World Economic Forum (WEF) pada 24 Mei 2022 menunjukkan bahwa Indonesia melesat naik 12 peringkat, dari posisi 44 menjadi peringkat 32 besar dunia," tuturnya.

Menurut Taufan, rencana untuk melipatgandakan pengembangan destinasi pariwisata superprioritas di Indonesia harus benar-benar dikaji secara cermat. Mengingat, saat ini dengan lima destinasi pariwisata superprioritas yakni Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang yang telah menjadi program strategis pariwisata nasional masih menyisakan persoalan-persoalan di destinasi yang belum tuntas hingga saat ini.

Selain itu, memasang target 30 juta wisman harus dibarengi dengan keberhati-hatian di dalam menjaga kelestarian alam dan budaya di destinasi.

"Karena sebagaimana kita ketahui orientasi pembangunan pariwisata saat ini bukan lagi bicara tentang quantity tourism melainkan quality tourism," ungkapnya.

Taufan mengungkapkan, bila mengacu pada data Badan Ekonomi Kreatif Indonesia, total kontribusi industri kreatif terhadap perekonomian Indonesia pada tahun 2020 mencapai Rp1.100 triliun atau sekitar 7,4 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Dalam lima tahun terakhir, terdapat peningkatan kontribusi industri kreatif terhadap PDB Indonesia sebesar 0,7 persen per tahun.

Menurutnya, Industri kreatif Indonesia tidak terlepas dari beberapa tantangan yang harus dihadapi, salah satu tantangan terbesar adalah terbatasnya akses permodalan dan sumber daya.

"Banyak pelaku industri kreatif di Indonesia masih menghadapi kesulitan dalam mendapatkan akses ke sumber daya yang diperlukan untuk mengembangkan bisnis mereka. Selain itu, masih banyak masalah terkait dengan perlindungan hak cipta dan hak kekayaan intelektual," jelasnya.

Ia menilai, memperbanyak infrastruktur creative hub di daerah harus juga memperhatikan dari keberlanjutan operasional, pemeliharan fasilitas dan ekosistem bisnis di dalamnya,

"Karena jangan sampai creative hub hanya berusia seumur jagung yang berujung pada terlantarnya fasilitas yang sudah dibangun," tandasnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPU Tepis Tudingan Roy...
KPU Tepis Tudingan Roy Suryo Selundupkan Aturan Soal Ijazah untuk Loloskan Gibran
Minta Relawan Tak Terpancing...
Minta Relawan Tak Terpancing Isu Negatif, Gibran: Saya Sendiri Saja Tidak Pernah Menanggapi
Jelang Setahun Pemerintahan...
Jelang Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Wapres Temui Relawan Pendukung
Berkaca dari Pilpres...
Berkaca dari Pilpres pada Momen Pemilihan Ketum PSI, Kaesang: Yang Menang Nomor 2
Ganjar-Mahfud Kalah...
Ganjar-Mahfud Kalah Pilpres 2024, Megawati: Ini Rekayasa dari Mana Pelajarannya?
Setara Institute Nilai...
Setara Institute Nilai Kualitas Demokrasi Pilpres dan Pilkada 2024 Rendah
Dengar Curhat Pelaku...
Dengar Curhat Pelaku Ekraf Jatim, Yovie Widianto: Tingkatkan Daya Saing dengan Teknologi
Trump akan Dihukum terkait...
Trump akan Dihukum terkait Pemilihan Umum 2020 Jika Tidak Menang Pilpres 2024
Timses Pramono-Rano...
Timses Pramono-Rano Apresiasi Profesionalitas TNI-Polri di Pilkada Jakarta
Rekomendasi
Jelang Kontra Inggris,...
Jelang Kontra Inggris, Harry Kane Masuk Daftar Sihir Dukun Ghana
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Drama Injury Time, Jerman...
Drama Injury Time, Jerman Tekuk Pantai Gading 2-1 dan Lolos ke 32 Besar
Berita Terkini
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Kapolri: Kegiatan Sebelum Diserahkan ke Kejaksaan
Ajak Elite Politik Jaga...
Ajak Elite Politik Jaga Stabilitas Politik dan Konsisten Bersikap, Misbakhun: Jangan Ambigu
Darurat Pemasangan Kabel...
Darurat Pemasangan Kabel di Area Jakarta
Ribuan Desa Belum Teraliri...
Ribuan Desa Belum Teraliri Listrik, Menteri Bahlil Siapkan Anggaran Rp10 Triliun
Prabowo Ucapkan Selamat...
Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun Ke-65 untuk Jokowi
KSP: MBG Terus Berlanjut,...
KSP: MBG Terus Berlanjut, Tata Kelola dan Pengawasan Diperkuat
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved