Ganjar Pranowo-Mahfud MD, Model Antikorupsi yang Menginspirasi

Jum'at, 20 Oktober 2023 - 13:59 WIB
loading...
Ganjar Pranowo-Mahfud...
Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. Foto/Aldhi Chandra Setiawan
A A A
JAKARTA - Duet Capres Ganjar Pranowo dan Cawapres Mahfud MD dinilai mampu untuk menekan dan mencegah korupsi. Kedua tokoh ini dikenal sebagai sosok yang kredibel dalam perang melawan korupsi.

Pasangan capres dan cawapres tersebut tidak hanya modal omong belaka, melainkan juga memberikan contoh yang menginspirasi tentang bagaimana pemimpin sejati dapat membentengi diri dari godaan korupsi.

Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mencegah diri kamu masuk ke dalam lubang korupsi. Berikut ini adalah beberapa caranya.

3 Cara Mencegah Korupsi dari Dalam Diri


1. Hidup Sesuai Kemampuan atau Apa Adanya

Penghargaan terhadap kemampuan dan sumber daya yang dimiliki merupakan langkah awal dalam mencegah korupsi dari diri sendiri. Ketika seseorang menjalani hidup sesuai dengan kemampuan ekonomi dan sosialnya atau hidup apa adanya, tekanan untuk terlibat dalam praktik korupsi cenderung berkurang.

Kesadaran akan pentingnya hidup sederhana dan tidak mencoba melebihi batas kemampuan finansial sendiri adalah tindakan awal yang kuat untuk mencegah terjerumus dalam perilaku koruptif. Mengutamakan transparansi dalam pengelolaan keuangan pribadi dan keluarga juga merupakan langkah yang penting.

Dengan menjaga keuangan pribadi dengan integritas, seseorang dapat membentuk karakter yang kuat dalam melawan godaan korupsi dan memberikan contoh yang baik untuk orang lain di sekitarnya.

2. Fokus pada Kinerja dan Tanggung Jawab Pribadi

Konsentrasi pada kinerja dan tanggung jawab pribadi adalah suatu pendekatan yang kuat untuk mencegah tindakan korupsi. Dengan menyelesaikan setiap tugas dengan baik dan sesuai dengan kesepakatan atau aturan yang berlaku, kamu secara efektif memastikan bahwa kamu tidak melanggar norma-norma etika dan hukum.

Dengan mempertimbangkan tanggung jawab pribadi sebagai pedoman utama, kamu menghindari pelanggaran-pelanggaran yang mungkin dapat mengarah pada perilaku koruptif. Keberhasilan dalam melaksanakan tanggung jawab dan tugas-tugas sehari-hari dengan integritas dapat memperkuat moral pribadi kamu, sehingga mendorong perilaku yang jauh dari tindakan korupsi.

Seiring berjalannya waktu, ini juga akan menciptakan budaya integritas dalam lingkungan sekitar kita yang akan menular pada orang lain. Ketika seseorang konsisten dalam menjalankan tugas-tugasnya dengan penuh dedikasi dan profesionalisme, hal ini bukan hanya menciptakan lingkungan kerja yang sehat tetapi juga mendemonstrasikan kepada orang lain bahwa integritas dan kinerja yang baik adalah kunci kesuksesan.

3. Selalu Bersyukur

Selain fokus pada kinerja dan tanggung jawab pribadi, sikap bersyukur juga merupakan faktor penting dalam mencegah korupsi. Ketika kamu selalu bersyukur atas apa yang telah dimiliki, kamu akan cenderung lebih puas dengan keadaan dan tidak tergoda untuk mencari jalan pintas yang tidak etis.

Baca Juga: Mahfud MD Minta Korupsi Tidak Dipandang sebagai Budaya

Bersyukur adalah kunci dalam membangun karakter yang kuat dan etis. Rasa syukur membantu kamu untuk menghargai apa yang telah diberikan, termasuk pekerjaan, kesempatan, dan sumber daya. Hal Ini akan mendorong kamu untuk bekerja dengan tekun dan menghindari perilaku korupsi yang bisa merusak reputasi dan merugikan diri sendiri serta orang lain.

Dari tiga cara mencegah korupsi tersebut, pasangan Capres dan Cawapres dari Partai Perindo yakni, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, dikenal sebagai sosok yang sangat antikorupsi. Keduanya sama–sama membuktikan tidak pernah terlibat sama sekali dalam tindak pidana korupsi. Sebaliknya, pasangan capres dan cawapres tersebut justru ingin semakin memperkuat pencegahan korupsi.

Ganjar Pranowo misalnya pernah berjanji akan memperkuat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jika dirinya terpilih sebagai presiden. Ia bahkan juga sudah merencanakan program Gaspol untuk memudahkan transparansi di lingkungan ASN dan juga mempermudah laporan dari Masyarakat.

Ganjar juga menjelaskan bahwa dengan meningkatkan digitalisasi, pemerintahan dapat beroperasi lebih efisien, mengurangi praktik korupsi, dan meningkatkan transparansi.

"Kalau kita ingin mewujudkan pemerintahan yang bersih, maka optimalisasi melalui digitalisasi adalah langkah yang tepat, karena hal ini akan meningkatkan efisiensi pemerintahan," kata Ganjar di IdeaFest 2023.

Selain itu selama tiga tahun terakhir, Ganjar Pranowo telah mencapai prestasi luar biasa dengan meraih penghargaan tingkat tertinggi dari KPK sebanyak tiga kali berturut-turut. Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan terhadap upayanya dalam memerangi gratifikasi dan korupsi.

Sementara, Calon Wakil Presiden Mahfud MD dikenal sebagai sosok yang sudah sering mengungkap kasus korupsi seperti kasus PT Asabri pada awal tahun 2020 yang diketahui merugikan negara hingga triliunan rupiah serta penyelewengan dana di Kementerian Pertahanan pada tahun 2015. Ia bahkan diketahui sangat mendukung hukuman mati bagi para koruptor.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Mega Korupsi BGN...
Kasus Mega Korupsi BGN dan Kitas-Kitap
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Prabowo Berulang Kali...
Prabowo Berulang Kali Ingatkan Jajarannya, Tugas Berat adalah Melawan Korupsi
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Bukan Garasi Pejabat...
Bukan Garasi Pejabat Biasa: Dua Harley, Tiga Jip Legendaris, dan Rompi Oranye Silmy Karim
Misteri Garasi Dadan...
Misteri Garasi Dadan Hindayana: Setengah Abad Usianya, Modis dan Estetik Mobilnya
Cuan Miliaran Tiap Hari...
Cuan Miliaran Tiap Hari dari Piring Anak Sekolah: Mengintip Garasi Eks Kepala BGN Dadan Hindayana
Rekomendasi
Pesta Akbar Piala Dunia...
Pesta Akbar Piala Dunia 2026, Tiga Upacara Pembukaan Digelar
LM FEB UI Tekankan Pentingnya...
LM FEB UI Tekankan Pentingnya Merekayasa Human Performance di Era AI
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
Berita Terkini
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved