Pusdiklat Teknis Kemenag Kembangkan Pelatihan Pintar melalui Platform MOOC
Selasa, 17 Oktober 2023 - 20:58 WIB
loading...
Kepala Badan Litbang Diklat Kemenag Suyitno mengatakan Pusdiklat Teknis Kemenag kembangkan pelatihan pintar melalui platform MOOC. Foto/Kemenag
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) mulai menerapkan pelatihan digital untuk aparaturnya melalui platform Massive Open Online Course (MOOC) Pintar. Pelatihan melalui LMS (Learning Manajemen Sistem) ini menggantikan sebagian besar peran pelatihan konvensional di Kementerian Agama.
Kepala Badan Litbang Diklat Kemenag Suyitno mengatakan platform ini adalah produk inovasi yang memenuhi kebutuhan internal dan mengikuti tuntutan zaman. Hadirnya platform ini tidak dapat dihindari, mengingat kebutuhan peningkatan kapasitas di lingkup Kemenag yang luar biasa besar.
"Dengan platform ini ASN yang ingin meningkatkan kompetensinya tinggal mendaftar dan mengikuti pelatihan secara mandiri, tidak perlu menunggu diundang dan tidak perlu ditugaskan," katanya saat memperkenalkan platform tersebut dalam acara Temu Konsultasi Bulan Pintar di Jakarta (17/10/2023).
Baca juga: Kemenag Transformasikan Pendidikan dan Pelatihan Internal ke Platform Digital
Sistem yang dikembangkan oleh Pusdiklat Teknis Kemenag ini diklaim jauh lebih efisen dari segi biaya dan memiliki cakupan fantastis. Bila dibanding cara lama yaitu tatap muka, platfom ini jauh lebih menghemat uang negara. Kemenag menaungi 237.000 ASN belum termasuk 800.000 guru dan 31.000 dosen yang harus diupgrade kapasitasnya sepanjang waktu.
“Selama ini capacity building untuk mereka dilayani Pusdiklat Teknis melalui pelatihan tatap muka yang kapasitasnya hanya dia ribuan orang per tahun. Dengan adanya MOOC Pintar ini cakupannya menjadi berlipat ganda menjadi 152.000 per tahun,” katanya.
Baca juga: Launching Madrasah Pandai Berhitung, Menag Targetkan Tiga Juta Guru dan Siswa Ahli Matematika
Kepala Badan Litbang Diklat Kemenag Suyitno mengatakan platform ini adalah produk inovasi yang memenuhi kebutuhan internal dan mengikuti tuntutan zaman. Hadirnya platform ini tidak dapat dihindari, mengingat kebutuhan peningkatan kapasitas di lingkup Kemenag yang luar biasa besar.
"Dengan platform ini ASN yang ingin meningkatkan kompetensinya tinggal mendaftar dan mengikuti pelatihan secara mandiri, tidak perlu menunggu diundang dan tidak perlu ditugaskan," katanya saat memperkenalkan platform tersebut dalam acara Temu Konsultasi Bulan Pintar di Jakarta (17/10/2023).
Baca juga: Kemenag Transformasikan Pendidikan dan Pelatihan Internal ke Platform Digital
Sistem yang dikembangkan oleh Pusdiklat Teknis Kemenag ini diklaim jauh lebih efisen dari segi biaya dan memiliki cakupan fantastis. Bila dibanding cara lama yaitu tatap muka, platfom ini jauh lebih menghemat uang negara. Kemenag menaungi 237.000 ASN belum termasuk 800.000 guru dan 31.000 dosen yang harus diupgrade kapasitasnya sepanjang waktu.
“Selama ini capacity building untuk mereka dilayani Pusdiklat Teknis melalui pelatihan tatap muka yang kapasitasnya hanya dia ribuan orang per tahun. Dengan adanya MOOC Pintar ini cakupannya menjadi berlipat ganda menjadi 152.000 per tahun,” katanya.
Baca juga: Launching Madrasah Pandai Berhitung, Menag Targetkan Tiga Juta Guru dan Siswa Ahli Matematika
Lihat Juga :