Generasi Muda Sebagai Garda Terdepan Pengusung Toleransi dan Perdamaian
Selasa, 17 Oktober 2023 - 01:03 WIB
loading...
Biksu muda Bhante Dhirrapunno. Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Kesiapan generasi muda Indonesia kian diuji dengan semakin terbukanya arus informasi yang memungkinkan berbagai pemikiran masuk ke alam pikiran mereka. Pola pikir yang mandiri dan inklusif perlu ditumbuhkan para pemuda agar bisa menyaring berbagai pengaruh yang memaksa masuk dan menggerus keragaman budaya Indonesia.
Tantangan ideologi transnasional dengan segala bentuknya harus dijawab dengan semangat perdamaian dalam keberagaman.
“Jika ayat-ayat agama tidak mampu membuat kita damai dalam kebersamaan, mungkin ayat-ayat cinta yang bisa mempersatukan kita. Hiduplah dengan damai dan cinta kasih hingga tidak ada lagi perasaan kita untuk membenci,” ujar biksu muda Bhante Dhirrapunno, Kamis (12/10/2023).
Baca juga: Generasi Muda Didorong untuk Menebarkan Perdamaian
Biksu yang juga aktif sebagai penulis ini mencontohkan bahwa manusia saja terlahir dari kedua orang tua yang saling mencintai. Dengan adanya cinta dan toleransi, maka terlahirlah para pemuda dan pemudi ke dunia ini. Jika saja ayah dan ibu saling membenci, maka tidak mungkin akan terlahir anak manusia.
Tantangan ideologi transnasional dengan segala bentuknya harus dijawab dengan semangat perdamaian dalam keberagaman.
“Jika ayat-ayat agama tidak mampu membuat kita damai dalam kebersamaan, mungkin ayat-ayat cinta yang bisa mempersatukan kita. Hiduplah dengan damai dan cinta kasih hingga tidak ada lagi perasaan kita untuk membenci,” ujar biksu muda Bhante Dhirrapunno, Kamis (12/10/2023).
Baca juga: Generasi Muda Didorong untuk Menebarkan Perdamaian
Biksu yang juga aktif sebagai penulis ini mencontohkan bahwa manusia saja terlahir dari kedua orang tua yang saling mencintai. Dengan adanya cinta dan toleransi, maka terlahirlah para pemuda dan pemudi ke dunia ini. Jika saja ayah dan ibu saling membenci, maka tidak mungkin akan terlahir anak manusia.
Lihat Juga :