Dubes RI untuk RRT Berbagi Pengalaman China Atasi Corona
Kamis, 30 April 2020 - 09:57 WIB
loading...
A
A
A
Pada Desember, total cadangan devisa China mencapai USD 3,3 triliun, atau setara 25-30 kali cadangan devisa negara Indonesia. Sekarang ini tersisa USD 3,1 trilun yg telah terpakai untuk penanggulangan corona.
Langkah lain juga dilakukan China seperti transparency and coordinated action yang melaporkan perkembangan secara transparan dan diverifikasi oleh WHO.
Pemerintah China juga fokus pada kekuatan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam mempercepat penelitian dan pengembangan tes obat antibodi dan obat tradisional. Serta melanjutkan pada uji coba teknis agar dapat melihat tingkat keberhasilannya.
"Kerja sama Indonesia dan China juga telah dilakukan. Dalam private sector, investor-investor china mengirimkan bantuan ke Indonesia yang salah satunya mengirimkan ventilator dan PCR," bebernya.
Setelah Djauhari, narasumber selanjutnya dr. Tirto. Dokter muda ini berbagi cerita mengenai kondisi dan pengalamannya sebagai tenaga medis dalam penanganan virus ini.
"Para relawan mengalami kelelahan secara mental dalam membantu penanggulangan Covid-19. Masyarakat Indonesia yg masih belum memiliki kesadaran tentang ancaman Covid-19. Padahal virus ini siap menyerang siapapun itu," katanya.
Dia berharap masyarakat saling membantu dalam kondisi pandemi ini. Dengan peran yang dimiliki masing-masing individu. Dan tetap positif thinking, tetap tenang, jangan takut, tapi tetap waspada. "Covid-19 adalah sebuah ancaman, tapi tidak harus takut berlebihan," tuturnya.
Langkah lain juga dilakukan China seperti transparency and coordinated action yang melaporkan perkembangan secara transparan dan diverifikasi oleh WHO.
Pemerintah China juga fokus pada kekuatan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam mempercepat penelitian dan pengembangan tes obat antibodi dan obat tradisional. Serta melanjutkan pada uji coba teknis agar dapat melihat tingkat keberhasilannya.
"Kerja sama Indonesia dan China juga telah dilakukan. Dalam private sector, investor-investor china mengirimkan bantuan ke Indonesia yang salah satunya mengirimkan ventilator dan PCR," bebernya.
Setelah Djauhari, narasumber selanjutnya dr. Tirto. Dokter muda ini berbagi cerita mengenai kondisi dan pengalamannya sebagai tenaga medis dalam penanganan virus ini.
"Para relawan mengalami kelelahan secara mental dalam membantu penanggulangan Covid-19. Masyarakat Indonesia yg masih belum memiliki kesadaran tentang ancaman Covid-19. Padahal virus ini siap menyerang siapapun itu," katanya.
Dia berharap masyarakat saling membantu dalam kondisi pandemi ini. Dengan peran yang dimiliki masing-masing individu. Dan tetap positif thinking, tetap tenang, jangan takut, tapi tetap waspada. "Covid-19 adalah sebuah ancaman, tapi tidak harus takut berlebihan," tuturnya.
Lihat Juga :