PKK Kebagian Dana Desa, Menteri Desa: Untuk Kampanye Pakai Masker
Selasa, 04 Agustus 2020 - 15:47 WIB
loading...
Operasi kedisplinan PSBB di Pasar Senen, Jakarta. Demi mengoptimalkan kedisplinan masyarakat selama pandemi, pemerintah melibatkan PKK untuk mengintensifkan gerakan memakai masker. Foto: SINDOnews/Eko Purwanto
A
A
A
JAKARTA - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar mengatakan akan mendukung Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) untuk memasifkan penggunaan masker. Salah satu dukungannya yaitu alokasi dana desa untuk gerakan tersebut.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada rapat terbatas kemarin meminta agar PKK melakukan sosialisasi dari pintu ke pintu pentingnya penggunaan masker.
“Terkait dengan Covid-19, desa tanggap atau desa aman Covid-19 sesuai dengan instruksi atau arahan Bapak Presiden kita juga akan melakukan gerakan masif melalui dana desa untuk pengadaan masker yang produksinya dilakukan oleh desa. Tetapi sosialisasi dan penyerahan masker dari rumah ke rumah dilakukan oleh ibu-ibu PKK di bawah koordinasi Ibu Ketua Umum Tim Penggerak PKK,” katanya dikutip dari siaran pers Kemendagri, Selasa (4/8/2020).
(Baca: Duit Dana Desa Sisa Rp36,4 Triliun, Buat Apa?)
Halim mengatakan, ini merupakan bagian dari upaya pelaksanaan protokol kesehatan. Dimana terdiri atas menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.
"Nah Presiden menginstruksikan agar fokus tahap pertama ini masker. Makanya tadi sudah kita sepakati dan mulai hari Senin kita akan masifkan sosialisasi ini dengan ke desa-desa,” tuturnya.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan telah mendapatkan arahan langsung dari Presiden Jokowi untuk menggerakan jejaring PKK dalam rangka memaksimalkan kedisiplinan terhadap protokol kesehatan. Target pertama adalah memaksimalkan penggunaan masker.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada rapat terbatas kemarin meminta agar PKK melakukan sosialisasi dari pintu ke pintu pentingnya penggunaan masker.
“Terkait dengan Covid-19, desa tanggap atau desa aman Covid-19 sesuai dengan instruksi atau arahan Bapak Presiden kita juga akan melakukan gerakan masif melalui dana desa untuk pengadaan masker yang produksinya dilakukan oleh desa. Tetapi sosialisasi dan penyerahan masker dari rumah ke rumah dilakukan oleh ibu-ibu PKK di bawah koordinasi Ibu Ketua Umum Tim Penggerak PKK,” katanya dikutip dari siaran pers Kemendagri, Selasa (4/8/2020).
(Baca: Duit Dana Desa Sisa Rp36,4 Triliun, Buat Apa?)
Halim mengatakan, ini merupakan bagian dari upaya pelaksanaan protokol kesehatan. Dimana terdiri atas menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.
"Nah Presiden menginstruksikan agar fokus tahap pertama ini masker. Makanya tadi sudah kita sepakati dan mulai hari Senin kita akan masifkan sosialisasi ini dengan ke desa-desa,” tuturnya.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan telah mendapatkan arahan langsung dari Presiden Jokowi untuk menggerakan jejaring PKK dalam rangka memaksimalkan kedisiplinan terhadap protokol kesehatan. Target pertama adalah memaksimalkan penggunaan masker.
Lihat Juga :