Kiai Cholil Nafis: Masyarakat Harus Lebih Cerdas dalam Menghadapi Politik Tahun Depan
Rabu, 11 Oktober 2023 - 19:17 WIB
loading...
A
A
A
Kiai Cholil juga menekankan bahwa agama tidak boleh menjadi alat untuk menghadang dan menghalangi-halangi kandidat lain. Bahwa memilih berdasarkan petunjuk agama itu boleh, akan tetapi, agama tidak boleh dijadikan alat merendahkan dan menghina calon lain.
Baca juga: Ketua MUI Cholil Nafis Buka Pra Ijtima' Sanawi DPS 2023
"Memilih (calon pemimpin) itu ibadah dan ada pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT, tapi jangan dipakai agama ini untuk menafikan dan merendahkan yang lain. Sama halnya seperti bapak ibu sekalian boleh bilang suaminya paling ganteng, istrinya paling cantik, tapi tidak boleh bilang istri orang lain itu jelek," ujarnya.
"Jangan bawa-bawa agama untuk menjatuhkan lawan, tapi bawa agama ketika hendak memilih salah satu calon sehingga apa yang kita lakukan bernilai ibadah di sisi Allah," pungkasnya.
Baca juga: Ketua MUI Cholil Nafis Buka Pra Ijtima' Sanawi DPS 2023
"Memilih (calon pemimpin) itu ibadah dan ada pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT, tapi jangan dipakai agama ini untuk menafikan dan merendahkan yang lain. Sama halnya seperti bapak ibu sekalian boleh bilang suaminya paling ganteng, istrinya paling cantik, tapi tidak boleh bilang istri orang lain itu jelek," ujarnya.
"Jangan bawa-bawa agama untuk menjatuhkan lawan, tapi bawa agama ketika hendak memilih salah satu calon sehingga apa yang kita lakukan bernilai ibadah di sisi Allah," pungkasnya.
(cip)
Lihat Juga :