Akui Bertemu Syahrul Yasin Limpo, Firli: Bukan Inisiasi atau Undangan Saya
Senin, 09 Oktober 2023 - 09:18 WIB
loading...
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri buka suara soal beredarnya foto pertemuan dirinya dengan mantan Mentan, Syahrul Yasin Limpo (SYL). Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri buka suara soal beredarnya foto pertemuan dirinya dengan mantan Mentan, Syahrul Yasin Limpo (SYL). Firli menjelaskan, pertemuan di lapangan bulu tangkis dengan SYL itu terjadi pada 2 Maret 2022.
Pada periode itu, Firli menjelaskan, kasus dugaan korupsi di Kementan belum masuk tahap penyelidikan pihaknya.
"Maka dalam waktu tersebut, status Sdr Syahrul Yasin Limpo bukan tersangka, terdakwa, terpidana atau pun pihak yang berperkara di KPK," kata Firli melalui keterangan tertulisnya, Senin (9/10/2023).
"Kejadian tersebut pun bukan atas inisiasi atau undangan saya," sambungnya.
Baca juga: Mundur Jadi Mentan, SYL: Saya Orang Bugis Harga Diri Lebih Tinggi dari Pangkat dan Jabatan
Firli melanjutkan, saat ini lembaga anti-rasuah sedang banyak mengusut kasus dugaan korupsi. Akan hal itu, menurutnya tentu akan banyak pihak yang mencoba menyerang lembaganya.
"Begitu banyak perkara korupsi yang sedang diselesaikan KPK. Sangat mungkin saat ini para koruptor bersatu melakukan serangan, apa yang kita kenal dengan istilah when the corruptor strike back, namun kami pasti akan ungkap semua," ujarnya.
Pada periode itu, Firli menjelaskan, kasus dugaan korupsi di Kementan belum masuk tahap penyelidikan pihaknya.
"Maka dalam waktu tersebut, status Sdr Syahrul Yasin Limpo bukan tersangka, terdakwa, terpidana atau pun pihak yang berperkara di KPK," kata Firli melalui keterangan tertulisnya, Senin (9/10/2023).
"Kejadian tersebut pun bukan atas inisiasi atau undangan saya," sambungnya.
Baca juga: Mundur Jadi Mentan, SYL: Saya Orang Bugis Harga Diri Lebih Tinggi dari Pangkat dan Jabatan
Firli melanjutkan, saat ini lembaga anti-rasuah sedang banyak mengusut kasus dugaan korupsi. Akan hal itu, menurutnya tentu akan banyak pihak yang mencoba menyerang lembaganya.
"Begitu banyak perkara korupsi yang sedang diselesaikan KPK. Sangat mungkin saat ini para koruptor bersatu melakukan serangan, apa yang kita kenal dengan istilah when the corruptor strike back, namun kami pasti akan ungkap semua," ujarnya.
Lihat Juga :