Tekanan Efek Pandemi, DPR Minta Pemerintah Ajukan Restrukturisasi Utang
Senin, 03 Agustus 2020 - 16:28 WIB
loading...
A
A
A
Dalam forum tersebut, Sekretaris Jenderal OECD Angel Gurria meminta negara-negara anggota G-20 mulai memikirkan opsi restrukturisasi utang untuk menyelematkan ekonomi negara-negara terdampak Covid-19.
“Kami memandang pemikiran ini cukup rasional karena kondisi ekonomi global memang melambat, bahkan beberapa negara telah masuk jurang resisi sehingga restrukturisasi utang entah dalam bentuk penundaan cicilan, pengurangan bunga, memperpanjang tenor kredit perlu dilakukan,” katanya.
Politikus PKB ini mengungkapkan, berdasarkan catatan Bank Indonesia, total utang luar negeri (ULN) Indonesia per akhir Mei 2020 mencapai sebesar 404,7 miliar dollar AS atau sekitar Rp5.868,15 triliun (kurs Rp 14.500). Utang tersebut terdiri dari ULN sektor publik (pemerintah dan bank sentral) sebesar 194,9 miliar dollar AS dan ULN sektor swasta (termasuk BUMN) sebesar USD209,9 miliar.
”Kewajiban pembayaran pokok dan bunga utang ini cukup besar. Sementara saat ini kita fokus pada upaya pemulihan ekonomi yang juga menyedot biaya cukup besar. Opsi pengajuan restrukturisasi utang saya kira juga perlu dilakukan sehingga beban pemerintah tidak kian berat,” tuturnya.
“Kami memandang pemikiran ini cukup rasional karena kondisi ekonomi global memang melambat, bahkan beberapa negara telah masuk jurang resisi sehingga restrukturisasi utang entah dalam bentuk penundaan cicilan, pengurangan bunga, memperpanjang tenor kredit perlu dilakukan,” katanya.
Politikus PKB ini mengungkapkan, berdasarkan catatan Bank Indonesia, total utang luar negeri (ULN) Indonesia per akhir Mei 2020 mencapai sebesar 404,7 miliar dollar AS atau sekitar Rp5.868,15 triliun (kurs Rp 14.500). Utang tersebut terdiri dari ULN sektor publik (pemerintah dan bank sentral) sebesar 194,9 miliar dollar AS dan ULN sektor swasta (termasuk BUMN) sebesar USD209,9 miliar.
”Kewajiban pembayaran pokok dan bunga utang ini cukup besar. Sementara saat ini kita fokus pada upaya pemulihan ekonomi yang juga menyedot biaya cukup besar. Opsi pengajuan restrukturisasi utang saya kira juga perlu dilakukan sehingga beban pemerintah tidak kian berat,” tuturnya.
(dam)
Lihat Juga :