Silaturahmi dengan Romo dan Romani, HT Sebut Indonesia Bakal Hadapi 2 Tantangan Besar
Jum'at, 29 September 2023 - 08:26 WIB
loading...
Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Hary Tanoesoedibjo (HT) menghadiri silaturahmi bersama 350 Romo dan Romani se-Tangerang Raya. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Hary Tanoesoedibjo (HT) menghadiri silaturahmi bersama 350 Romo dan Romani se-Tangerang Raya pada Kamis, 28 September 2023. Pada pertemuan tersebut, HT pun memaparkan ada dua tantangan yang bakal dihadapi oleh Indonesia dalam 35 tahun ke depan.
Dua tantangan tersebut antara lain bonus demografi, dan kemajuan teknologi. "Penduduk usia muda di Indonesia ini banyak, diperkirakan 2045 jumlah penduduk bertambah 40 juta dari hari ini. Dibarengi dengan kemajuan teknologi, ini bisa menjadi ancaman karena bisa saja terjadi pengurangan tenaga kerja dan digantikan teknologi," ujarnya, Jumat (29/9/2023).
HT menilai, Indonesia akan sulit melewati tantangan tersebut jika dilihat dari tatanan ekonomi saat ini di mana kesenjangan sosial masih banyak terjadi. Sehingga yang terjadi adalah banyaknya pengangguran karena tidak mampu bersaing dengan teknologi. "Kalau menurut saya dengan kondisi tatanan ekonomi saat ini, Indonesia tidak bisa menghadapi dua tantangan tersebut. Kesenjangan sosial masih terlalu tinggi," lanjutnya.
Baca juga: Bersama Pengurus Partai Perindo, HT Silaturahmi dengan 350 Pengurus Vihara di Tangerang
Hanya ada satu cara agar Indonesia bisa menghadapi tantangan tersebut yaitu dengan menyejahterakan rakyat Indonesia. Jika kesejahteraan rakyat sudah terwujud, maka perlu dibuat regulasi agar perkembangan teknologi bisa menjadi keunggulan di masa depan. "Indonesia harus mampu melakukan percepatan dari peningkatan kesejahteraan. Kalau kita bicara percepatan, yang bisa mempercepat ya legislatif melalui peraturan,” lanjutnya.
Dua tantangan tersebut antara lain bonus demografi, dan kemajuan teknologi. "Penduduk usia muda di Indonesia ini banyak, diperkirakan 2045 jumlah penduduk bertambah 40 juta dari hari ini. Dibarengi dengan kemajuan teknologi, ini bisa menjadi ancaman karena bisa saja terjadi pengurangan tenaga kerja dan digantikan teknologi," ujarnya, Jumat (29/9/2023).
HT menilai, Indonesia akan sulit melewati tantangan tersebut jika dilihat dari tatanan ekonomi saat ini di mana kesenjangan sosial masih banyak terjadi. Sehingga yang terjadi adalah banyaknya pengangguran karena tidak mampu bersaing dengan teknologi. "Kalau menurut saya dengan kondisi tatanan ekonomi saat ini, Indonesia tidak bisa menghadapi dua tantangan tersebut. Kesenjangan sosial masih terlalu tinggi," lanjutnya.
Baca juga: Bersama Pengurus Partai Perindo, HT Silaturahmi dengan 350 Pengurus Vihara di Tangerang
Hanya ada satu cara agar Indonesia bisa menghadapi tantangan tersebut yaitu dengan menyejahterakan rakyat Indonesia. Jika kesejahteraan rakyat sudah terwujud, maka perlu dibuat regulasi agar perkembangan teknologi bisa menjadi keunggulan di masa depan. "Indonesia harus mampu melakukan percepatan dari peningkatan kesejahteraan. Kalau kita bicara percepatan, yang bisa mempercepat ya legislatif melalui peraturan,” lanjutnya.
Lihat Juga :