Gus Yahya Tegaskan NU Bukan Alat untuk Merebut Kekuasaan
Rabu, 27 September 2023 - 06:32 WIB
loading...
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf mengungkapkan bahwa ormas NU bukan alat merebut kekuasaan. Foto/ANTARA
A
A
A
PASURUAN - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf mengungkapkan bahwa ormas NU bukan alat merebut kekuasaan. Hal ini sebagai pengingat bagi nahdliyin karena saat ini sudah memasuki proses Pemilu 2024 di mana NU tidak boleh digunakan untuk kepentingan yang tidak sesuai dengan tujuan didirikannya.
Hal ini disampaikan Gus Yahya pada Haul KH Abdul Hamid bin Abdullah Umar di Pondok Pesantren Salafiyah, Kebonsari, Panggungrejo, Kota Pasuruan, Jawa Timur, beberapa waktu lalu.
Baca juga: Gus Yahya: Rais Aam, Ketua Umum, dan Wakil Ketua Umum PBNU Tak Boleh Nyaleg
"Nahdlatul Ulama tidak bisa digunakan sebagai alat untuk merebut kekuasaan demi kepentingan eksklusif Nahdlatul Ulama sendiri. Karena bukan itu tujuan didirikannya Nahdlatul Ulama," ujarnya dikutip dalam laman resmi NU Online, Rabu (27/9/2023).
Nahdlatul Ulama, kata dia, merupakan perwujudan khidmah untuk seluruh bangsa, seluruh kemanusiaan, dan seluruh peradaban. Maka wajib bagi pengurus dan warga NU untuk menghormati apa yang telah ditetapkan sebagai keperluannya mendirikan jam'iyah NU.
Hal ini disampaikan Gus Yahya pada Haul KH Abdul Hamid bin Abdullah Umar di Pondok Pesantren Salafiyah, Kebonsari, Panggungrejo, Kota Pasuruan, Jawa Timur, beberapa waktu lalu.
Baca juga: Gus Yahya: Rais Aam, Ketua Umum, dan Wakil Ketua Umum PBNU Tak Boleh Nyaleg
"Nahdlatul Ulama tidak bisa digunakan sebagai alat untuk merebut kekuasaan demi kepentingan eksklusif Nahdlatul Ulama sendiri. Karena bukan itu tujuan didirikannya Nahdlatul Ulama," ujarnya dikutip dalam laman resmi NU Online, Rabu (27/9/2023).
Nahdlatul Ulama, kata dia, merupakan perwujudan khidmah untuk seluruh bangsa, seluruh kemanusiaan, dan seluruh peradaban. Maka wajib bagi pengurus dan warga NU untuk menghormati apa yang telah ditetapkan sebagai keperluannya mendirikan jam'iyah NU.
Lihat Juga :