BNPB Laporkan 52 Kejadian Bencana dalam Sepekan, Didominasi Karhutla dan Banjir
Selasa, 26 September 2023 - 06:25 WIB
loading...
A
A
A
“Biasanya Jambi dan Riau ini apalagi Riau kita tahu ya, biasanya kalau kita bicara kebakaran hutan pasti Riau itu salah satu tempat yang prioritas untuk ditangani. Tapi saat ini, dari tahun berjalan sudah dari Juni, Juli, Agustus dan September sudah mau selesai 4 bulan Riau, Jambi relatif terkendali dan tidak ada kasus-kasus asap yang sampai menyeberang ke negara tetangga,” jelas Aam.
“Jadi bagaimanapun meskipun ada faktor-faktor hujan dan lain-lain. Tapi tentu saja kesiapsiagaan pemerintah daerah dan Satgas Karhutla di situ perlu kita apresiasi,” sambungnya.
Sementara itu, Aam menjelaskan dari sisi pulau per pulau untuk hujan dan banjir dominan di pesisir barat karena ada pengaruh dari awan dan pengaruh faktor regional dan khususnya di bagian ekuator gelombang ekuator kelvin yang juga berpengaruh.
“Meskipun ada beberapa dampak dari banjir khususnya Pasaman, Pariaman, dan Pasaman Barat yang cukup signifikan. Kalau kita lihat minggu lalu itu ada video amatir yang menunjukkan begitu dahsyatnya banjir yang melewati satu alur sungai sehingga pemukiman masyarakat yang ada di sisi kiri dan kanan arus sungai ini terbawa, ada 1 yang satu bangunan kebetulan itu adalah bangunan pasar itu hanyut terbawa banjir, yang mengikis dinding-dinding sungainya,” papar Aam.
Aam pun mengungkapkan untuk wilayah Pulau Jawa dominan kejadian bencana adalah cuaca ekstrem kering bukan cuaca ekstrem basah. “Jadi biasa kita bicara cuaca ekstrem menangin puting beliung yang menyertai hujan, saat ini cuaca ekstremnya memang ada angin kencang tapi itu cenderung kering tidak disertai oleh hujan.”
“Jadi bagaimanapun meskipun ada faktor-faktor hujan dan lain-lain. Tapi tentu saja kesiapsiagaan pemerintah daerah dan Satgas Karhutla di situ perlu kita apresiasi,” sambungnya.
Sementara itu, Aam menjelaskan dari sisi pulau per pulau untuk hujan dan banjir dominan di pesisir barat karena ada pengaruh dari awan dan pengaruh faktor regional dan khususnya di bagian ekuator gelombang ekuator kelvin yang juga berpengaruh.
“Meskipun ada beberapa dampak dari banjir khususnya Pasaman, Pariaman, dan Pasaman Barat yang cukup signifikan. Kalau kita lihat minggu lalu itu ada video amatir yang menunjukkan begitu dahsyatnya banjir yang melewati satu alur sungai sehingga pemukiman masyarakat yang ada di sisi kiri dan kanan arus sungai ini terbawa, ada 1 yang satu bangunan kebetulan itu adalah bangunan pasar itu hanyut terbawa banjir, yang mengikis dinding-dinding sungainya,” papar Aam.
Aam pun mengungkapkan untuk wilayah Pulau Jawa dominan kejadian bencana adalah cuaca ekstrem kering bukan cuaca ekstrem basah. “Jadi biasa kita bicara cuaca ekstrem menangin puting beliung yang menyertai hujan, saat ini cuaca ekstremnya memang ada angin kencang tapi itu cenderung kering tidak disertai oleh hujan.”
Lihat Juga :