Presiden Jokowi: Berita Baik Bukan yang Asal Sensasional
Senin, 25 September 2023 - 15:56 WIB
loading...
Presiden Jokowi saat meresmikan Pembukaan Kongres XXV PWI 2002 di Istana Negara, Jakarta, Senin (25/9/2023). Foto/Raka Dwi Novianto
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada para insan pers atau jurnalis, untuk tidak membuat berita yang ada viral. Menurutnya, hal tersebut bisa memicu berita bohong atau hoaks yang bertebaran di media sosial.
Hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi saat meresmikan Pembukaan Kongres XXV PWI 2002 di Istana Negara, Jakarta, Senin (25/9/2023).
"Karena memang sekarang ini mestinya berita yang baik itu bukan berita yang asal viral, bukan yang asal sensasional," kata Jokowi dalam sambutannya.
"Karena itu justru memicu bertebarannya hoaks yang sampai saat ini masih ada. Saya mendapatkan laporan dari Menkominfo. Ternyata masih 11 ribu yang bertebaran di dunia digital," tambahnya.
Baca juga: Polri Antisipasi Sebaran Berita Hoaks Jelang Pemilu 2024
Jokowi mengatakan, kode etik jurnalistik harus terus dipegang teguh. Karena hal itu menjadi nilai plus dari media dan pers, serta menjadi kelebihan dibandingkan dengan citizen journalism.
"Sekali lagi jangan terpancing bersaing karena viral atau bersaing karena hoaks dan jangan terpancing karena yang penting viral, heboh, dibaca. Saya kira hal-hal seperti itu yang harus kita hindari," tegasnya.
Hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi saat meresmikan Pembukaan Kongres XXV PWI 2002 di Istana Negara, Jakarta, Senin (25/9/2023).
"Karena memang sekarang ini mestinya berita yang baik itu bukan berita yang asal viral, bukan yang asal sensasional," kata Jokowi dalam sambutannya.
"Karena itu justru memicu bertebarannya hoaks yang sampai saat ini masih ada. Saya mendapatkan laporan dari Menkominfo. Ternyata masih 11 ribu yang bertebaran di dunia digital," tambahnya.
Baca juga: Polri Antisipasi Sebaran Berita Hoaks Jelang Pemilu 2024
Jokowi mengatakan, kode etik jurnalistik harus terus dipegang teguh. Karena hal itu menjadi nilai plus dari media dan pers, serta menjadi kelebihan dibandingkan dengan citizen journalism.
"Sekali lagi jangan terpancing bersaing karena viral atau bersaing karena hoaks dan jangan terpancing karena yang penting viral, heboh, dibaca. Saya kira hal-hal seperti itu yang harus kita hindari," tegasnya.
Lihat Juga :