Sambangi Taiwan, Kepala BP2MI Bakal Gandeng Kemlu Selesaikan Masalah Hukum PMI ABK
Senin, 25 September 2023 - 15:21 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Kepala BP2MI Sebut Kejahatan TPPO Bertentangan dengan UUD 45
“Saya berharap, Pak Benny dengan kapasitasnya dapat membantu menyelesaikan masalah yang menimpa saudara-saudara kita ini," tambahnya.
Menanggapi hal itu, Benny Rhamdani merespons dan menerima dengan baik keluh kesah serta masalah yang disampaikan. Benny juga mendorong jajarannya agar membantu penyelesaian masalah hukum yang dialami para ABK.
“Setelah pulang dari sini, akan kita bantu ke Bu Menlu. Ini memang persoalan hukum, tentu kita tidak dalam konteks intervensi. Tapi bisa kita bicarakan,” ucap Benny.
Kalau bicara masalah, lanjut Benny, tentu akan selalu ada. Tentu tidak hanya regulasi yang dibuat memposisikan bagaimana negara hadir, berpihak, tapi juga bagaimana kerja sama hubungan bilateral dengan berbagai negara juga penting.
”Pekerja Migran yang kerja di Hong Kong, Taiwan tidak hanya harus patuh terhadap undang-undang yang ada di negara Indonesia tetapi juga terikat atas undang undang di negara penempatan,” katanya.
“Saya berharap, Pak Benny dengan kapasitasnya dapat membantu menyelesaikan masalah yang menimpa saudara-saudara kita ini," tambahnya.
Menanggapi hal itu, Benny Rhamdani merespons dan menerima dengan baik keluh kesah serta masalah yang disampaikan. Benny juga mendorong jajarannya agar membantu penyelesaian masalah hukum yang dialami para ABK.
“Setelah pulang dari sini, akan kita bantu ke Bu Menlu. Ini memang persoalan hukum, tentu kita tidak dalam konteks intervensi. Tapi bisa kita bicarakan,” ucap Benny.
Kalau bicara masalah, lanjut Benny, tentu akan selalu ada. Tentu tidak hanya regulasi yang dibuat memposisikan bagaimana negara hadir, berpihak, tapi juga bagaimana kerja sama hubungan bilateral dengan berbagai negara juga penting.
”Pekerja Migran yang kerja di Hong Kong, Taiwan tidak hanya harus patuh terhadap undang-undang yang ada di negara Indonesia tetapi juga terikat atas undang undang di negara penempatan,” katanya.
Lihat Juga :