Mengenal Haryo Kusworo, Sosok Kepala Pengadilan Militer Utama

Sabtu, 23 September 2023 - 10:54 WIB
loading...
Mengenal Haryo Kusworo,...
Marsda TNI Haryo Kusworo merupakan perwira tinggi TNI AU tengah menjalankan tugas sebagai Kepala Pengadilan Militer Utama. Foto/Dilmiltama.go.id
A A A
JAKARTA - Marsda TNI Haryo Kusworo merupakan sosok perwira tinggi TNI AU yang kini tengah menjalankan tugas sebagai Kepala Pengadilan Militer Utama. Jabatan tersebut telah dijalani sejak 28 September 2022 lalu.

Menurut pasal 42 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1997 tentang Pengadilan Militer, tugas dari Pengadilan Militer Utama adalah untuk memeriksa dan memutus pada tingkat banding perkara pidana dan sengketa Tata Usaha Angkatan Bersenjata yang telah diputus pada tingkat pertama oleh Pengadilan Militer Tinggi.

Dalam menjalankan tugasnya untuk memimpin Pengadilan Militer Utama, Haryo Kusworo dibantu oleh Wakil Dilmiltama Brigjen TNI Apel Ginding.

Baca Juga 3 Fakta Marsda (Purn) Prabowo, Jebolan AAU 1988 yang Pernah Menjabat Koorsahli KSAU

Sebelum mencapai jabatan sebagai Kepala Pengadilan Militer Utama, Haryo telah menjalani berbagai jabatan di ranah militer.

Perjalanan Karier Haryo Kusworo


Haryo Kusworo yang lahir pada 14 April 1966 tercatat sebagai prajurit yang berasal dari kecabangan Korps Khusus (Sus). Masa-masa awal di militer, dirinya sempat menjabat sebagai Pa Anggota Diskum Koopsau II di tahun 1992.

Selepas jabatan tersebut, Haryo lalu dipercaya untuk menjadi PS Kasi Bankum Diskum Koopsau II pada tahun 1993. Selama kurang lebih empat tahun dia mengisi posisi tersebut.

Baca Juga Profil Marsda Donald Kasenda, Jenderal Bintang Dua yang Jabat Panglima Komando Operasi Udara III

Hingga pada tahun 1997, Haryo dipindah tugaskan untuk menjadi Kaurplin Pakum Lanud Adisutjipto. Tiga tahun berselang, pria asal Magelang ini kembali mendapat pemindahan tugas untuk jadi Kakum Lanud Adi Soemarmo di tahun 2000.

Setelah kurang lebih tujuh tahun menjadi Kepala Hukum di Adi Soemarmo, Haryo kembali dipercaya untuk mengisi posisi yang sama yakni Kakum Lanud Iswahjudi pada tahun 2007.

Kemudian pada tahun 2009, sosok yang pernah menempuh pendidikan di UGM ini menjabat sebagai Pariksus Itjenau. Pada tahun 2013, dirinya kembali dipercaya untuk menjadi Kakum di lingkungan Koopsau II.

Setelah itu, Haryo berturut-turut mengisi jabatan Kasubdis Bankum Diskumau tahun 2015, Sesdiskumau di 2018, dan Kepala Dinas Hukum TNI AU pada 2019.

Haryo juga sempat ditunjuk sebagai Anggota Pokkimiltama Mahkamah Agung di tahun 2021. Karena pengalamannya di dunia hukum militer membuat dirinya mendapat kesempatan untuk masuk dalam Pengadilan Militer Utama.

Awalnya, Haryono dipercaya untuk menjadi Wakil Kepala Pengadilan Militer Utama pada 28 April 2022. Baru sekitar lima bulan menjabat, dia langsung diangkat menjadi Kadilmiltama pada 28 September 2022.

Selama berkarier sebagai seorang prajurit militer, Haryono telah mengoleksi enam tanda jasa berupa satu Bintang dan lima Satyalancana.

Diantaranya Bintang Swa Bhuwana Paksa Nararya, Satyalancana Kesetiaan 24 Tahun, Satyalancana Kesetiaan 16 Tahun, Satyalancana Kesetiaan 8 Tahun, Satyalancana Dwidya Sistha, dan Satyalancana Kebaktian Sosial.
(okt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Seskoau, Sjafrie:...
Di Seskoau, Sjafrie: Kepemimpinan Adaptif Penting Hadapi Tantangan Pertahanan Masa Depan
Resmi Masuk Daftar Belanja...
Resmi Masuk Daftar Belanja TNI AU, Ini Spesifikasi Chengdu J-10C Buatan China yang Akan Perkuat Langit Indonesia
Pangdivif 2 Kostrad...
Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Pimpin Sertijab Jabatan Strategis, Ini Namanya
TB Hasanuddin Kritik...
TB Hasanuddin Kritik Pelibatan Komcad dalam Pengamanan Demo Mahasiswa: Berpotensi Picu Konflik Horizontal
Pemerintah Hormati Putusan...
Pemerintah Hormati Putusan Kasus Andrie Yunus, Yusril: Wujud Independensi Peradilan
Harumkan Nama Bangsa,...
Harumkan Nama Bangsa, Kolonel Cpn Jimmy Sirait Raih Gelar Master di US Army War College
Amnesty International...
Amnesty International Desak TNI Tak Dilibatkan Jaga Demo Mahasiswa Hari Ini
Vonis 3 Prajurit TNI...
Vonis 3 Prajurit TNI Bikin Keluarga Kacab Bank Menangis Kecewa
Mama Sinta Tegaskan...
Mama Sinta Tegaskan ke Jakarta Inisiatif dan Pakai Biaya Sendiri
Rekomendasi
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Berita Terkini
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved