Gus Yahya Persilakan Nahdliyin Dukung Pilihan Jokowi di Pilpres 2024
Selasa, 19 September 2023 - 15:06 WIB
loading...
A
A
A
"Yang jelas pada dasarnya NU sebagai lembaga tidak akan terlibat dalam politik kompetisi. Tidak jadi pihak dalam kompetisi dan peran politik NU terkait tanggung jawab kebangsaan kemaslahatan bersama dan kemanusiaan," tuturnya.
Sebelumnya, Jokowi diangkat menjadi Dewan Pengampu GKMNU dalam pembukaan Munas dan Konbes NU 2023 di Ponpes Al Hamid Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (18/9/2023). Selain Jokowi, ada juga Nyai Hj Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, KH Ahmad Mustofa Bisri, KH Ma'ruf Amin, dan KH Miftachul Akhyar turut menjadi Dewan Pengampu GKMNU.
Adapun tugas Dewan Pengampu GKMNU akan mengawasi, meminta laporan, melakukan evaluasi, memberikan saran dan membantu menghubungkan PBNU yakni seluruh jajaran GKMNU ini dengan berbagai pihak yang bekerja sama untuk pelaksanaannya.
Gus Yahya pun mengungkapkan alasan NU tak akan jauh-jauh dari Jokowi karena kini didapuk sebagai Dewan Pengampu Gerakan Keluarga Maslahat Nahdlatul Ulama (GKMNU). Diketahui GKMNU dibentuk Gus Yahya guna menghadirkan manfaat keberadaan organisasi di tengah warganya.
"Bagaimana tidak, sekarang Pak Jokowi Dewan Pengampu Gerakan Keluarga Maslahat NU. Ini adalah program yang akan kita jalankan tanpa henti sampai bahkan lebih dari masa jabatan Pak Jokowi, karena ini akan menjadi pola dasar dari aktivisme NU," ujar Gus Yahya usai pembukaan Munas dan Konbes NU 2023 di Ponpes Al Hamid Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (18/9/2023).
"Dan Pak Jokowi dewan pengampunya. Jadi enggak akan jauh-jauh dari NU-nya," imbuhnya.
Sebelumnya, Jokowi diangkat menjadi Dewan Pengampu GKMNU dalam pembukaan Munas dan Konbes NU 2023 di Ponpes Al Hamid Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (18/9/2023). Selain Jokowi, ada juga Nyai Hj Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, KH Ahmad Mustofa Bisri, KH Ma'ruf Amin, dan KH Miftachul Akhyar turut menjadi Dewan Pengampu GKMNU.
Adapun tugas Dewan Pengampu GKMNU akan mengawasi, meminta laporan, melakukan evaluasi, memberikan saran dan membantu menghubungkan PBNU yakni seluruh jajaran GKMNU ini dengan berbagai pihak yang bekerja sama untuk pelaksanaannya.
Gus Yahya pun mengungkapkan alasan NU tak akan jauh-jauh dari Jokowi karena kini didapuk sebagai Dewan Pengampu Gerakan Keluarga Maslahat Nahdlatul Ulama (GKMNU). Diketahui GKMNU dibentuk Gus Yahya guna menghadirkan manfaat keberadaan organisasi di tengah warganya.
"Bagaimana tidak, sekarang Pak Jokowi Dewan Pengampu Gerakan Keluarga Maslahat NU. Ini adalah program yang akan kita jalankan tanpa henti sampai bahkan lebih dari masa jabatan Pak Jokowi, karena ini akan menjadi pola dasar dari aktivisme NU," ujar Gus Yahya usai pembukaan Munas dan Konbes NU 2023 di Ponpes Al Hamid Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (18/9/2023).
"Dan Pak Jokowi dewan pengampunya. Jadi enggak akan jauh-jauh dari NU-nya," imbuhnya.
Lihat Juga :