Survei Denny JA: YouTube dan Facebook Media Sosial Terpopuler di Indonesia
Selasa, 12 September 2023 - 10:04 WIB
loading...
Survei LSI Denny JA pada Agustus 2023 menemukan sebanyak 49,3% warga Indonesia sudah memiliki akun Facebook . Lalu, mereka yang menonton YouTube 57,3%. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Manusia telah sampai pada era teknologi yang memperkuat individu, salah satunya adalah media sosial (Medsos) . Walau tak punya stasiun TV atau penerbitan koran, namun jika memiliki akun media sosial, baik Facebook , Instagram, TikTok, Twitter hingga YouTube maka suara dan gagasan kita bisa menyebar melampaui batas wilayah, bahkan batas negara.
Hal ini disampaikan Pendiri Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Denny JA dalam video yang diunggah di akun media sosial resminya, DennyJA_World, Senin 11 September 2023.
Baca juga: 5 Fakta Menarik Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Barat yang Dikenal Humoris dan Aktif di Medsos
Video tersebut adalah bagian dari serial Ekspresi Data yang diunggah di Facebook, Instagram, Twitter, TikTok, serta YouTube Denny JA. Ini adalah serial video yang durasinya hanya tiga menit dan berbasis data riset LSI Denny JA untuk aneka isu yang strategis.
Denny mengisahkan pengalaman yang dialami seorang wanita bernama Nadia Murad pada 2016. Dia berasal dari etnik Yazidi, yang tinggal di seputar negara Syria, Irak, Iran Turki. Dia mendapatkan nobel perdamaian pada 2018.
Dia mengatakan Nadia diculik dan dijadikan budak seksual oleh ISIS. Kemudian, pengalamannya itu diceritakan lewat buku dan dilanjutkan banyak pihak melalui media sosial. Akhirnya, pengalaman Nadia didengar oleh PBB.
Hal ini disampaikan Pendiri Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Denny JA dalam video yang diunggah di akun media sosial resminya, DennyJA_World, Senin 11 September 2023.
Baca juga: 5 Fakta Menarik Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Barat yang Dikenal Humoris dan Aktif di Medsos
Video tersebut adalah bagian dari serial Ekspresi Data yang diunggah di Facebook, Instagram, Twitter, TikTok, serta YouTube Denny JA. Ini adalah serial video yang durasinya hanya tiga menit dan berbasis data riset LSI Denny JA untuk aneka isu yang strategis.
Denny mengisahkan pengalaman yang dialami seorang wanita bernama Nadia Murad pada 2016. Dia berasal dari etnik Yazidi, yang tinggal di seputar negara Syria, Irak, Iran Turki. Dia mendapatkan nobel perdamaian pada 2018.
Dia mengatakan Nadia diculik dan dijadikan budak seksual oleh ISIS. Kemudian, pengalamannya itu diceritakan lewat buku dan dilanjutkan banyak pihak melalui media sosial. Akhirnya, pengalaman Nadia didengar oleh PBB.
Lihat Juga :