Pangdam Brawijaya: Latihan Super Garuda Shield Pengalaman Berharga Prajurit TNI
Senin, 11 September 2023 - 17:22 WIB
loading...
A
A
A
Latihan ini juga diikuti dari berbagai negara seperti Inggris, Singapura, Jepang, Australia, Selandia Baru, Kanada, Papua Nugini, Perancis, Brunei Darussalam, Jerman, Filipina, Korea Selatan, dan Timur Leste.
Farid mengapresiasi antusias dan kerja keras para prajurit. Hal itu ditunjukkan dalam menjalankan setiap misi dan latihan. Farid meyakini, Super Garuda Shield akan memberikan pengalaman bagi para prajurit.
Selain itu, akan membentuk mereka menjadi individu yang lebih baik dan tentara yang lebih tangguh. "Lewat Super Garuda Shield, mereka mendapatkan pengalaman yang tak ternilai. Mereka belajar bagaimana bekerja sama dengan prajurit dari negara lain, menghargai perbedaan, dan saling berbagi pengetahuan," ujarnya.
Melalui program ini, Farid berharap, prajurit dari berbagai negara dapat menerapkan di setiap menjalankan tugas. Sehingga terjalin kerjasama yang kokoh dan kolaborasi antarnegara.
"Lewat latihan Super Garuda Shield ini, TNI dapat membangun rasa saling percaya dan persahabatan dengan negara peserta lainnya untuk mengantisipasi kontijensi yang mungkin terjadi di masa yang akan datang," harap Farid.
Farid mengapresiasi antusias dan kerja keras para prajurit. Hal itu ditunjukkan dalam menjalankan setiap misi dan latihan. Farid meyakini, Super Garuda Shield akan memberikan pengalaman bagi para prajurit.
Selain itu, akan membentuk mereka menjadi individu yang lebih baik dan tentara yang lebih tangguh. "Lewat Super Garuda Shield, mereka mendapatkan pengalaman yang tak ternilai. Mereka belajar bagaimana bekerja sama dengan prajurit dari negara lain, menghargai perbedaan, dan saling berbagi pengetahuan," ujarnya.
Melalui program ini, Farid berharap, prajurit dari berbagai negara dapat menerapkan di setiap menjalankan tugas. Sehingga terjalin kerjasama yang kokoh dan kolaborasi antarnegara.
"Lewat latihan Super Garuda Shield ini, TNI dapat membangun rasa saling percaya dan persahabatan dengan negara peserta lainnya untuk mengantisipasi kontijensi yang mungkin terjadi di masa yang akan datang," harap Farid.
Lihat Juga :