KSAD Minta Calon Pemimpin Mampu Jaga Rasa Persatuan dan Kesatuan di Tengah Dinamika Politik
Rabu, 06 September 2023 - 02:45 WIB
loading...
A
A
A
Dudung berharap, pemimpin Indonesia harus bisa melakukan pembangunan merata ke seluruh wilayah Indonesia, agar tidak ada ketimpangan. "Artinya pemerataan ke seluruh wilayah itu penting, ini sangat penting menurut saya, sehingga tidak terjadi ketimpangan antara daerah daerah yang satu dengan yang lain," ucapnya.
"Ya pemerataan itu bisa saja pemerataan masalah pembangunan di segala bidang, kesempatan lapangan kerja, dan sebagainya," sambungnya.
Di sisi lain, Dudung pun menegaskan netralitas prajuritnya menjelang pemilihan presiden mendatang. Ia memastikan, tidak ada prajurit yang mendukung salah satu pasangan calon.
"Memang netralitas itu menjadi penting bagi TNI, karena kita sebagai aparat keamanan untuk menjaga pesta demokrasi ini berjalan dengan lancar, sehingga dengan tugas demikian, kita tidak memihak ke mana pun, itu yang harus kita jaga," katanya.
"Ini saya sampaikan ke seluruh jajaran TNI AD, agar pegang teguh netralitas, loyalitas tegak lurus kepada saya selalu KSAD, Panglima TNI, dan Presiden. Siapa pun itu, TNI AD tidak boleh memihak, misalnya ada calon dari mana pun kita tidak boleh terlibat, dan tidak boleh memanfaatkan sarana dan prasarana militer," pungkasnya.
"Ya pemerataan itu bisa saja pemerataan masalah pembangunan di segala bidang, kesempatan lapangan kerja, dan sebagainya," sambungnya.
Di sisi lain, Dudung pun menegaskan netralitas prajuritnya menjelang pemilihan presiden mendatang. Ia memastikan, tidak ada prajurit yang mendukung salah satu pasangan calon.
"Memang netralitas itu menjadi penting bagi TNI, karena kita sebagai aparat keamanan untuk menjaga pesta demokrasi ini berjalan dengan lancar, sehingga dengan tugas demikian, kita tidak memihak ke mana pun, itu yang harus kita jaga," katanya.
"Ini saya sampaikan ke seluruh jajaran TNI AD, agar pegang teguh netralitas, loyalitas tegak lurus kepada saya selalu KSAD, Panglima TNI, dan Presiden. Siapa pun itu, TNI AD tidak boleh memihak, misalnya ada calon dari mana pun kita tidak boleh terlibat, dan tidak boleh memanfaatkan sarana dan prasarana militer," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :