Didampingi Kao Kim Hourn, Jokowi Resmikan Pusat Koordinasi dan Kendali Asap Lintas Batas ASEAN
Selasa, 05 September 2023 - 22:56 WIB
loading...
A
A
A
Kelembagaan ACC THPC itu akan diketuai oleh seorang Eksekutif Direktur dengan dibantu 3 bidang di bawahnya yaitu Divisi Monitoring dan Assessment, Divisi Kerja Sama Teknis, dan Divisi Knowledge Management. Kantor ACCTHPC sudah ditetapkan di Gedung Manggala Wana Bakti, Blok 4 lantai 2 yang saat ini dalam proses persiapan.
Dengan dibentuknya ACC THPC ini, kata Siti, maka harus segera dibentuk Kesepakatan Tuan Rumah yang biasanya dikenal dengan Host Country Agreement dengan peran dari masing-masing negara ASEAN dalam melaksanakan kegiatan ACC THPC ini.
Siti menyampaikan bahwa Pemerintah Indonesia sejak 2016 sampai dengan 2023 ini terus meningkatkan upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan melakukan paradigma baru, yaitu memprioritaskan upaya pencegahan, dilakukan sejak dari penentuan kebijakan, perencanaan, penganggaran, peningkatan teknologi pencegahan serta upaya di lapangan dengan pelibatan semua stakeholder.
"Keberhasilan Indonesia mengendalikan kebakaran hutan dan lahan sejak tahun 2016 hingga tahun 2023 akan terus kita tingkatkan," ungkapnya.
Kebakaran hutan dan lahan terjadi hampir di 5 belahan dunia, tidak terkecuali di Asia. Di negara-negara ASEAN khususnya, hampir setiap tahun terjadi karhutla yang menyebabkan penurunan sumber daya alam. Oleh karenanya, upaya pencegahan dan pengendalian asap lintas batas masing-masing negara ASEAN harus terus ditingkatkan.
Dengan dibentuknya ACC THPC ini, kata Siti, maka harus segera dibentuk Kesepakatan Tuan Rumah yang biasanya dikenal dengan Host Country Agreement dengan peran dari masing-masing negara ASEAN dalam melaksanakan kegiatan ACC THPC ini.
Siti menyampaikan bahwa Pemerintah Indonesia sejak 2016 sampai dengan 2023 ini terus meningkatkan upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan melakukan paradigma baru, yaitu memprioritaskan upaya pencegahan, dilakukan sejak dari penentuan kebijakan, perencanaan, penganggaran, peningkatan teknologi pencegahan serta upaya di lapangan dengan pelibatan semua stakeholder.
"Keberhasilan Indonesia mengendalikan kebakaran hutan dan lahan sejak tahun 2016 hingga tahun 2023 akan terus kita tingkatkan," ungkapnya.
Kebakaran hutan dan lahan terjadi hampir di 5 belahan dunia, tidak terkecuali di Asia. Di negara-negara ASEAN khususnya, hampir setiap tahun terjadi karhutla yang menyebabkan penurunan sumber daya alam. Oleh karenanya, upaya pencegahan dan pengendalian asap lintas batas masing-masing negara ASEAN harus terus ditingkatkan.
Lihat Juga :