Jokowi Ingin Semua Program Pemerintah Selesai 2018
Selasa, 04 April 2017 - 14:17 WIB
Jokowi Ingin Semua Program Pemerintah Selesai 2018
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan agar semua program-program yang dicanangkan pemerintah bisa selesai pada tahun 2018.
Hal itu disampaikan Jokowi kepada para menteri dan pimpinan lembaga negara dalam sidang kabinet paripurna.
"Saya minta semua kementerian dan lembaga melihat satu per satu program kerja di kementerian (dan) lembaga masing-masing secara lebih detail, rinci agar sesuai prioritas yang telah kita tetapkan," ujar Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Selasa (4/4/2017).
Jokowi meminta agar menteri dan kepala lembaga pemerintah mengawal langsung program pemerintah, tidak diserahkan kepada pejabat eselon I, II, dan III.
Mantan Wali Kota Solo ini juga berpesan agar para menteri dan kepala lembaga tidak terjebak kegiatan yang bersifat rutinitas dalam merealisasikan program tersebut.
"Terakhir jangan ditawar lagi, pastikan bahwa seluruh APBN bebas korupsi dan lakukan pencegahan di kementerian dan lembaga masing-masing, jangan ragu bertindak keras tegas terhadap uang yang ada di APBN," tuturnya.
Hal itu disampaikan Jokowi kepada para menteri dan pimpinan lembaga negara dalam sidang kabinet paripurna.
"Saya minta semua kementerian dan lembaga melihat satu per satu program kerja di kementerian (dan) lembaga masing-masing secara lebih detail, rinci agar sesuai prioritas yang telah kita tetapkan," ujar Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Selasa (4/4/2017).
Jokowi meminta agar menteri dan kepala lembaga pemerintah mengawal langsung program pemerintah, tidak diserahkan kepada pejabat eselon I, II, dan III.
Mantan Wali Kota Solo ini juga berpesan agar para menteri dan kepala lembaga tidak terjebak kegiatan yang bersifat rutinitas dalam merealisasikan program tersebut.
"Terakhir jangan ditawar lagi, pastikan bahwa seluruh APBN bebas korupsi dan lakukan pencegahan di kementerian dan lembaga masing-masing, jangan ragu bertindak keras tegas terhadap uang yang ada di APBN," tuturnya.
(dam)