KJRI Cape Town Bantu ABK WNI dan Sosialisasikan Pemilu 2024
Senin, 04 September 2023 - 18:29 WIB
loading...
A
A
A
"Posisi sandar kapal, suasana pelabuhan yang berlatar belakang table mountain sebagai icon wisata Afrika Selatan, menjadi daya tarik tersendiri bagi siapa saja yang berkunjung ke tempat ini. 148 ABK tersebut bekerja di 15 kapal yang berbeda, yaitu kapal berbendera Jepang, Taiwan, China, Korea Selatan, Spanyol, dan Belize,” sambungnya.
![KJRI Cape Town Bantu ABK WNI dan Sosialisasikan Pemilu 2024]()
Dia mengatakan, saat menemui ABK di Cape Town, Jumat (1/9/2023), kapal-kapal tersebut berlabuh (docking) di Pelabuhan Cape Town setelah berbulan-bulan berlayar di samudera Atlantik untuk menangkap ikan tuna, udang, lobster maupun cumi. “Saat berlabuh, kapal-kapal melakukan unloading hasil tangkapan, termasuk bersih-bersih kapal dan persiapan untuk berlayar kembali,” ujar Tudiono.
Tudiono didampingi Konsul Konsuler dan sejumlah staf KJRI mengunjungi para ABK di atas kapal mereka bekerja. Kunjungan ini sebelumnya telah dikoordinasikan KJRI dengan ABK dan pihak kapal.
Titik kumpul berada di empat tempat, yaitu di kapal Oryong, Tronio Landing Whaft, Sejong dan Lance. KJRI Cape Town rutin melakukan kunjungan ke para ABK saat kapal-kapal mereka bersandar. Hubungan yang terjalin baik dan erat menjadikan suasana kunjungan KJRI ke ABK seperti keluarga sendiri-hangat penuh kekeluargaan.
Tali silaturahmi erat terjalin. Kehadiran KJRI juga dirasakan sangat membantu mengobati kerinduan mereka akan makanan-makanan Indonesia, karena mereka dapat menikmati menu khas Indonesia yang dibawa KJRI. Selain paket bantuan logistik makanan, KJRI Cape Town juga memberikan paket keselamatan berupa jaket windbreaker, sepatu kerja serta vitamin maupun peralatan kebutuhan keseharian ABK seperti sikat gigi, odol dan sabun mandi.

Dia mengatakan, saat menemui ABK di Cape Town, Jumat (1/9/2023), kapal-kapal tersebut berlabuh (docking) di Pelabuhan Cape Town setelah berbulan-bulan berlayar di samudera Atlantik untuk menangkap ikan tuna, udang, lobster maupun cumi. “Saat berlabuh, kapal-kapal melakukan unloading hasil tangkapan, termasuk bersih-bersih kapal dan persiapan untuk berlayar kembali,” ujar Tudiono.
Tudiono didampingi Konsul Konsuler dan sejumlah staf KJRI mengunjungi para ABK di atas kapal mereka bekerja. Kunjungan ini sebelumnya telah dikoordinasikan KJRI dengan ABK dan pihak kapal.
Titik kumpul berada di empat tempat, yaitu di kapal Oryong, Tronio Landing Whaft, Sejong dan Lance. KJRI Cape Town rutin melakukan kunjungan ke para ABK saat kapal-kapal mereka bersandar. Hubungan yang terjalin baik dan erat menjadikan suasana kunjungan KJRI ke ABK seperti keluarga sendiri-hangat penuh kekeluargaan.
Tali silaturahmi erat terjalin. Kehadiran KJRI juga dirasakan sangat membantu mengobati kerinduan mereka akan makanan-makanan Indonesia, karena mereka dapat menikmati menu khas Indonesia yang dibawa KJRI. Selain paket bantuan logistik makanan, KJRI Cape Town juga memberikan paket keselamatan berupa jaket windbreaker, sepatu kerja serta vitamin maupun peralatan kebutuhan keseharian ABK seperti sikat gigi, odol dan sabun mandi.
Lihat Juga :