Berkat Konsep Bergerak Bersama, Kota Semarang dalam Sepekan Raih 6 Penghargaan dan 1 Nominasi TPID Terbaik Nasional

Minggu, 03 September 2023 - 09:00 WIB
loading...
A A A
“Tentu ini juga menjadi salah satu pendorong bagaimana inflasi di Kota Semarang ini bisa terkendali dan juga kita masuk 10 besar tingkat inflasi terendah se-Indonesia," tutur Mbak Ita.

Upaya Pemkot Semarang dalam menekan inflasi melalui program Pak Rahman pun masuk nominasi TPID Award 2022. Ini baru pertama kali Kota Semarang masuk nominasi.

Berhasil turunkan stunting secara signifikan menjadi salah satu prioritas Pemkot Semarang. Berbagai inovasi program dilakukan untuk mencapai target zero stunting. Selain memberi bantuan makanan tambahan yang bergizi bagi penderita stunting dan ibu hamil, Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu juga memberi fasilitas pelayanan rumah gizi.

Terbaru, Wali Kota Semarang meresmikan Rumah Sigap (Siapkan Generasi Anak Berprestasi) yang terintegrasi dengan Rumah Pelita. “Rumah Sigap lebih banyak melakukan penanganan prastunting atau anak-anak yang memiliki risiko stunting. Sementara di Rumah Pelita ini adalah untuk penanganan anak-anak yang stunting. Jadi ini adalah rumah yang sudah terintergasi,” tutur Mbak Ita.

Sesuai konsep Bergerak Bersama, Mbak Ita menggandeng berbagai pihak untuk menekan stunting. Seperti Rumah Sigap ini yang bekerja sama kemitraan dengan Tanoto Foundation. Keunggulan dari program kemitraan ini adalah memberikan pelayanan penanganan mental, motorik, edukasi, kegiatan konsultasi kepada anak maupun orangtuanya. Termasuk melakukan stimulasi yang cukup supaya membantu pertumbuhan dan perkembangan otak anak-anak.

Wali kota perempuan pertama di Kota Semarang tersebut juga akan meluncurkan program baru untuk membantu menurunkan angka stunting di Kota Semarang. Program baru ini akan melibatkan organisasi kepemudaan seperti GenRe (Generasi Berencana), forum anak, karang taruna, forum OSIS dan lain sebagainya.

Menurut Mbak Ita, agar optimal penanganan stunting tidak hanya menyasar pada anak, tetapi juga ibu hamil dan remaja calon pengantin. Karena ibu hamil dan remaja putri yang tidak cukup gizi berpotensi menghasilkan keturunan stunting.

Penanganan stunting di Kota Semarang dinilai Kepala BKKBN Pusat Hasto Wardoyo telah membuahkan hasil positif. Berdasar Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), tercatat penurunan angka stunting Kota Semarang berada di angka 10.9 persen.

Hasto juga mengapresiasi dan menjadikan inovasi yang dilakukan Pemerintah Kota Semarang sebagai percontohan serta rujukan pengendalian stunting di Indonesia. Hal tersebut dituturkan Hasto saat membuka Pembekalan dan Orientasi Tim Pendampingan Keluarga (TPK) di Aula Kecamatan Gajahmungkur, Kamis (9/3/2023).

Atas keberhasilan Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menurunkan stunting, I News memberi penghargaan kategori Excellent Award For Strategic Initiative Program Pengentasan Stunting. Penghargaan diberikan pada Kamis (31/8/2023) lalu.
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
Pemilu 2029 Masih Jauh,...
Pemilu 2029 Masih Jauh, PDIP: Jangan Setiap Hari Bicara Elektoral
Ganjar Ungkap Agenda...
Ganjar Ungkap Agenda Rakernas I PDIP di Ancol, Sistem Pilkada hingga Keluhan Masyarakat
Bupati Ponorogo Sugiri...
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Kena OTT KPK, Ini Respons PDIP
Ganjar Pastikan Megawati...
Ganjar Pastikan Megawati Tak Merangkap Sekjen PDIP secara Permanen
Cari Tahu Tentang Kantong...
Cari Tahu Tentang Kantong Nikotin ZYN, Produk Alternatif Bebas Asap Tanpa Perangkat
Beri Dukungan, Ganjar...
Beri Dukungan, Ganjar Datang ke Sidang Pledoi Hasto | Sindo Prime
Ganjar, Rano Karno,...
Ganjar, Rano Karno, hingga Risma Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila di Lenteng Agung
Rekomendasi
Mudah Emosi dan Defensif?...
Mudah Emosi dan Defensif? Ternyata Kurang Tidur Bisa Jadi Penyebab Utamanya
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Pesta 7 Gol ke Gawang Timor Leste
Kisah Paredes Dicuekin...
Kisah Paredes Dicuekin Messi Sampai 3 Bulan Gara-gara Liga Champions
Berita Terkini
Penyesuaian Tarif PNBP...
Penyesuaian Tarif PNBP Berkeadilan, Tarif Merek UMKM Tetap dan Pendaftaran Hak Cipta Lagu Gratis
Febrie Adriansyah Ditahan...
Febrie Adriansyah Ditahan Tanpa Rompi Pink, PB PMII: Cetak Sejarah
PWNU Jateng dan Konjen...
PWNU Jateng dan Konjen Tiongkok Jalin Kerja Sama Pendidikan, Gus Rozin Ikuti Jejak Gus Dur
Pakar Kebijakan Publik...
Pakar Kebijakan Publik Soroti Ego Sektoral Penegakan Hukum, Sarankan Pelibatan KPK
Smartwatch AI, Kala...
Smartwatch AI, Kala Algoritma Mulai Membentuk Cara Kita Menilai Diri
Ditahan di Rutan KPK,...
Ditahan di Rutan KPK, Febrie Adriansyah: Alat Bukti Masih Didalami, Belum Cukup Dilakukan Penahanan
Infografis
6 Orang Meninggal dalam...
6 Orang Meninggal dalam Sepekan, Covid-19 di Jakarta Terkendali
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved