alexametrics

Hari Raya Idul Adha, Tahanan KPK Hanya Dapat Dikunjungi Via Online

loading...
Hari Raya Idul Adha, Tahanan KPK Hanya Dapat Dikunjungi Via Online
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memfasilitasi pihak keluarga yang ingin menjenguk tahanan lembaga antirasuah pada Hari Raya Idul Adha tahun ini. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memfasilitasi pihak keluarga yang ingin menjenguk tahanan lembaga antirasuah pada Hari Raya Idul Adha tahun ini. Namun, para tahanan KPK hanya dapat dikunjungi via online atau daring. Hal itu dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona (COVID-19) yang masih tinggi di Indonesia.

"Mekanismenya sama seperti saat kunjungan hari raya idul fitri, tidak ada kehadiran fisik. keluarga atau pihak yang mengunjungi berada di kediaman atau lokasi masing-masing menggunakan aplikasi daring seperti zoom," ujar Plt Juru Bicara KPK bidang Pencegahan Ipi Maryati melalui pesan singkatnya, Jumat (31/7/2020). (Baca juga: Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha, Jokowi: Semoga Ujian Pandemi Ini Segera Berlalu)

Adapun, kunjungan online bagi kerabat ataupun keluarga para tahanan KPK dimulai sejak pukul 08.00 hingga 11.00 WIB. Tak hanya itu, pelaksanaan Salat Idul Adha bagi para tahanan KPK juga telah dilakukan di masing-masing Rutan.

"Untuk pengisian box khusus makanan akan dimulai pada Pukul 08.00 sampai 09.00 WIB," katanya.



Sementara persyaratan bagi kerabat yang ingin mengirimkan paket makanan untuk para tahanan hanya berlaku menggunakan boks kecil dan tambahan satu boks besar. Para tahanan akan diberi waktu makan bersama pukul 09.30 sampai 11.00 WIB. (Baca juga: Idul Adha saat Pandemi COVID-19, Wapres Ma'ruf Amin Ajak Perkuat Iman dan Takwa)

"Makan bersama oleh tahanan dapat dilaksanakan di masing-masing rutan tetapi harus tetap mengikuti protokol kesehatan pada jam 09.30 sampai 11.00 WIB," pungkasnya.
(kri)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak