Yerry Tawalujan Perindo Soroti Pencari Kerja Terlilit Utang Pinjol

Jum'at, 25 Agustus 2023 - 18:28 WIB
loading...
Yerry Tawalujan Perindo...
Ketua DPP Partai Perindo Bidang Sosial dan Kesra Yerry Tawalujan menyoroti isu pencari kerja terlilit utang berutang pinjaman online (pinjol) yang dipersulit mendapatkan pekerjaan di perusahaan. Foto/Dok MPI
A A A
JAKARTA - Ketua DPP Partai Perindo Bidang Sosial dan Kesra Yerry Tawalujan menyoroti isu pencari kerja terlilit utang berutang pinjaman online (pinjol) yang dipersulit mendapatkan pekerjaan di perusahaan. Menurutnya, jika pencari kerja dipersulit untuk bekerja gegara belum lunasi utang berutang online, sama saja menjerumuskan orang dalam utang berutang.

Sebab, dengan bekerja tentu bisa melunasi utang berutang. "Para pencari kerja menurut kami tidak boleh dipersulit mendapatkan pekerjaan gara-gara utang berutang online. Justru mereka butuh pekerjaan supaya ada pemasukan dan tidak berutang lagi, bahkan bisa membayar kembali utang berutangnya,” kata Yerry dalam keterangannya, Jumat (25/8/2023).

“Kalau menghalangi pencari kerja mendapat pekerjaan karena utang berutang, sama saja menjerumuskan orang makin dalam terlilit utang berutang," sambung Juru Bicara Nasional Partai Perindo -- yang maju sebagai Caleg DPR RI dari Dapil Sulawesi Utara ini.

Baca juga: Kasus Jual-Beli Ginjal, Yerry Tawalujan: Sindikat Ditindak, Korban Wajib Dibantu

Yang perlu diatur, lanjut Yerry, adalah bagaimana membuat sistem sehingga pencari kerja setelah mendapatkan pekerjaan dapat melunasi kembali utangnya. Ini jauh lebih baik daripada langsung menolak pencari kerja gegara utang berutang.

Dia mengapresiasi ketegasan Kementerian Ketenagakerjaan yang menyatakan tidak ada aturan yang menjadikan credit score atau rekam jejak utang berutang sebagai syarat mendapatkan pekerjaan. Diketahui, Kemenaker menegaskan, tidak ada aturan yang menjadikan credit score sebagai syarat mendapatkan pekerjaan.

Oleh karena itu, pihak Kemenaker meminta agar syarat itu, jika telah diterapkan oleh perusahaan tertentu, sebaiknya ditiadakan atau dihapus. "Kami meminta pihak Kemenaker untuk mengawasi perusahaan-perusahaan yang mempersulit para pencari kerja gegara utang berutang online. Perusahaan seperti itu wajib mendapat peringatan keras dari pemerintah," pungkas Yerry.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dorong Kualitas Keterwakilan...
Dorong Kualitas Keterwakilan Perempuan 30%, Partai Perindo Siap Bersinergi Lahirkan Kebijakan yang Inklusif
PHK Massal Berisiko...
PHK Massal Berisiko Gerus Kelas Menengah, Sekjen Perindo Ferry Kurnia Dorong Insentif Dunia Usaha
Perindo Ajak Tokoh Muda...
Perindo Ajak Tokoh Muda Indonesia Timur Ambil Peran Menuju 2029
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Di Diskusi Partai Perindo,...
Di Diskusi Partai Perindo, JJ Rizal Minta Gubernur Jakarta Belajar dari Soekarno
DPW Partai Perindo DKI...
DPW Partai Perindo DKI Launching Warkop Aspirasa, Gelar Diskusi Refleksi 499 Tahun Jakarta
Rekomendasi
Purbaya soal Anggaran...
Purbaya soal Anggaran MBG: Saya Maunya Nol, Tapi Nggak Bisa Kan
Kaitan Hari Kiamat dan...
Kaitan Hari Kiamat dan Rezeki dalam Surat Al Waqiah, Ternyata Ini Rahasianya
MNC University Bersama...
MNC University Bersama MNC Peduli Salurkan 2 Ton Beras untuk Warga Kelurahan Kebon Sirih
Berita Terkini
Sinergi BPJS dan Kejaksaan...
Sinergi BPJS dan Kejaksaan Agung, Jaga Keberlangsungan JKN
Uya Kuya Jadi Ketua...
Uya Kuya Jadi Ketua DPW DKI Jakarta Gantikan Eko Patrio, PAN Ungkap Alasannya
Pekan Raya Jakarta 2026...
Pekan Raya Jakarta 2026 Belum Humanis bagi Pengunjungnya
Ahmad Ali Beberkan Alasan...
Ahmad Ali Beberkan Alasan Jokowi Turun Langsung Keliling Daerah
Lima Korban SPPI dan...
Lima Korban SPPI dan Momentum Membenahi Program Bela Negara bagi Sipil
Pilihan Praperadilan...
Pilihan Praperadilan untuk Roy Suryo dan Sidang untuk dr Tifa dalam Polemik Ijazah Jokowi
Infografis
Gen Z Kelompok Paling...
Gen Z Kelompok Paling Rentan, 52% Pekerja Alami Kelelahan Kerja Kronis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved