Elite Nasdem dan Demokrat Saling Tuding, Imbas Tak Kunjung Umumkan Cawapres Anies
Rabu, 23 Agustus 2023 - 09:32 WIB
loading...
A
A
A
"Kita tak memiliki dua kemewahan ini, karenanya tak ada alasan logis untuk menunda-nunda. Apalagi waktu yang tersedia kurang dari enam bulan. Ini adalah batas waktu minimal yang bisa digunakan untuk melakukan kerja-kerja politik pemenangan," ucapnya.
Sehingga apabila Partai Nasdem terus bersikukuh meminta Anies Baswedan untuk mengumumkan Bacawapres mendekati batas akhir pendaftaran di KPU RI pada 25 November 2023 malam, maka sudah tercium intensi tidak baik. "Tak ada rumus ajaib. Jika terus-menerus menunda, justru kami yang akan bertanya, ada apa denganmu (Partai Nasdem)," ujarnya.
Sebagaimana diketahui, Anies Rasyid Baswedan diusung oleh tiga partai politik dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan. Ketiga partai politik tersebut adalah Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Namun sejak awal dideklarasikan pertama kali oleh Partai Nasdem pada 3 Oktober 2022 yang kemudian disusul Partai Demokrat dan PKS, hingga kini Koalisi Perubahan untuk Persatuan tidak kunjung menetapkan Bacawapres yang akan mendampingi Anies Baswedan.
Saat ini masing-masing parpol di Koalisi Perubahan memiliki nama Bacawapres pilihannya masing-masing. Partai Nasional Demokrat (Nasdem) mendorong nama Yenny Wahid, Khofifah Indar Parawansa, hingga Susi Pudjiastuti. Kemudian Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendorong nama Ahmad Heryawan (Aher). Sedangkan Partai Demokrat mendorong nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Belakang ada usulan nama Bacapres PDI Perjuangan Ganjar Pranowo hingga putra sulung Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) Gibran Rakabuming Raka untuk menjadi Bacawapres mendampingi Anies Rasyid Baswedan. [Carlos Roy Fajarta]
Sehingga apabila Partai Nasdem terus bersikukuh meminta Anies Baswedan untuk mengumumkan Bacawapres mendekati batas akhir pendaftaran di KPU RI pada 25 November 2023 malam, maka sudah tercium intensi tidak baik. "Tak ada rumus ajaib. Jika terus-menerus menunda, justru kami yang akan bertanya, ada apa denganmu (Partai Nasdem)," ujarnya.
Sebagaimana diketahui, Anies Rasyid Baswedan diusung oleh tiga partai politik dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan. Ketiga partai politik tersebut adalah Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Namun sejak awal dideklarasikan pertama kali oleh Partai Nasdem pada 3 Oktober 2022 yang kemudian disusul Partai Demokrat dan PKS, hingga kini Koalisi Perubahan untuk Persatuan tidak kunjung menetapkan Bacawapres yang akan mendampingi Anies Baswedan.
Saat ini masing-masing parpol di Koalisi Perubahan memiliki nama Bacawapres pilihannya masing-masing. Partai Nasional Demokrat (Nasdem) mendorong nama Yenny Wahid, Khofifah Indar Parawansa, hingga Susi Pudjiastuti. Kemudian Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendorong nama Ahmad Heryawan (Aher). Sedangkan Partai Demokrat mendorong nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Belakang ada usulan nama Bacapres PDI Perjuangan Ganjar Pranowo hingga putra sulung Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) Gibran Rakabuming Raka untuk menjadi Bacawapres mendampingi Anies Rasyid Baswedan. [Carlos Roy Fajarta]
(cip)
Lihat Juga :