Wakasal Sebut 41 Kapal Perang TNI AL Bakal Dimodernisasi
Selasa, 22 Agustus 2023 - 17:14 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Mengintip Spesifikasi KRI Pulau Fanildo-732, Kapal Pemburu Ranjau
Direktur Utama PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod mengatakan, PT PAL tidak hanya berperan sebagai kontraktor tunggal dalam proyek peremajaan itu, tetapi juga bertugas menggali potensi industri maritim di Indonesia terutama galangan-galangan kapal di dalam negeri. Hal itu diungkap dalam siaran resmi perusahaan pada 2 November 2022.
Adapun proyek peremajaan kapal TNI AL yang masuk dalam kontrak kerja sama Kemhan dan PT PAL mencakup kapal-kapal berjenis Fast Patrol Boat (FPB) Class, Parchim Class, Corvet Fatahillah Class, PKR Class, KCR Class, Sigma Class dan MRLF Bung Tomo Class.
Proyek yang berlangsung dalam skema tahun jamak (multi years) itu juga mencakup ship conversion, pemasangan rudal surface-to-surface-missile (SSM), serta penambahan senjata yang terintegrasi dalam Combat Management System (CMS) maupun re-powering sistem guna mengembalikan fungsi asasi dan meningkatkan performa kapal kombatan utama.
Kemudian untuk kapal perang sejenis KCR (kapal cepat rudal) maupun PKR (kapal perang perusak) juga akan dimodernisasi sistem navigasi dan komunikasinya.
Direktur Utama PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod mengatakan, PT PAL tidak hanya berperan sebagai kontraktor tunggal dalam proyek peremajaan itu, tetapi juga bertugas menggali potensi industri maritim di Indonesia terutama galangan-galangan kapal di dalam negeri. Hal itu diungkap dalam siaran resmi perusahaan pada 2 November 2022.
Adapun proyek peremajaan kapal TNI AL yang masuk dalam kontrak kerja sama Kemhan dan PT PAL mencakup kapal-kapal berjenis Fast Patrol Boat (FPB) Class, Parchim Class, Corvet Fatahillah Class, PKR Class, KCR Class, Sigma Class dan MRLF Bung Tomo Class.
Proyek yang berlangsung dalam skema tahun jamak (multi years) itu juga mencakup ship conversion, pemasangan rudal surface-to-surface-missile (SSM), serta penambahan senjata yang terintegrasi dalam Combat Management System (CMS) maupun re-powering sistem guna mengembalikan fungsi asasi dan meningkatkan performa kapal kombatan utama.
Kemudian untuk kapal perang sejenis KCR (kapal cepat rudal) maupun PKR (kapal perang perusak) juga akan dimodernisasi sistem navigasi dan komunikasinya.
(cip)
Lihat Juga :