Kriteria Ideal Calon Panglima TNI dan Tantangan Jelang Pemilu 2024
Senin, 21 Agustus 2023 - 05:24 WIB
loading...
A
A
A
“Maka sosok yang dibutuhkan adalah yang mempunyai kapasitas dan kemampuan mengelola keamanan secara kolaboratif dengan Polri, BIN (Badan Intelijen Negara, red), dan aparatur teritorial (apter),” tutur Sidratahta.
Baca juga: UU TNI Digugat ke MK, Minta Usia Pensiun Tentara Jadi 60 Tahun
“Artinya, perlu ada calon panglima baru yang mampu berkomunitasi lintas angkatan dan sampai kementerian lembaga agar mampu turut serta dalam pengamanan pra dan pasca Pemilu 2024,” sambung dia.
Kedua, dia menjelaskan hal penting lainnya adalah bagaimana membangun kerja sama dengan berbagai potensi negara dan daerah dalam mencegah eskalasi ancaman separatisme di Papua. “Tugas TNI adalah memastikan isu dan ancaman kedaulatan negara di tanah Papua dapat dilakukan terutama dengan pendekatan dialogis dan keadilan serta kesejahteraan,” jelasnya.
Ketiga, dia menilai calon Panglima TNI harus mampu menghadapi potensi hot spot baru perang yang berpusat di Laut China Selatan ke depan. “Di mana sebagai negara strategis di kawasan Asia, Indonesia harus menyediakan diri sistem pertahanan bukan saja dalam skala defense aktif, tetapi juga dalam menghadapi ancaman regional dengan meningkatkan diplomasi pertahanan dan kerja sama antarmiliter kawasan,” ungkapnya.
Baca juga: Gugat Usia Pensiun TNI ke MK, Kresno Buntoro dkk Bandingkan dengan Abdi Negara Lain
“Dengan demikian, Presiden dan DPR perlu mencari sosok calon militer terbaik untuk menghadapi sejumlah isu-isu krusial tersebut,” pungkasnya.
Baca juga: UU TNI Digugat ke MK, Minta Usia Pensiun Tentara Jadi 60 Tahun
“Artinya, perlu ada calon panglima baru yang mampu berkomunitasi lintas angkatan dan sampai kementerian lembaga agar mampu turut serta dalam pengamanan pra dan pasca Pemilu 2024,” sambung dia.
Kedua, dia menjelaskan hal penting lainnya adalah bagaimana membangun kerja sama dengan berbagai potensi negara dan daerah dalam mencegah eskalasi ancaman separatisme di Papua. “Tugas TNI adalah memastikan isu dan ancaman kedaulatan negara di tanah Papua dapat dilakukan terutama dengan pendekatan dialogis dan keadilan serta kesejahteraan,” jelasnya.
Ketiga, dia menilai calon Panglima TNI harus mampu menghadapi potensi hot spot baru perang yang berpusat di Laut China Selatan ke depan. “Di mana sebagai negara strategis di kawasan Asia, Indonesia harus menyediakan diri sistem pertahanan bukan saja dalam skala defense aktif, tetapi juga dalam menghadapi ancaman regional dengan meningkatkan diplomasi pertahanan dan kerja sama antarmiliter kawasan,” ungkapnya.
Baca juga: Gugat Usia Pensiun TNI ke MK, Kresno Buntoro dkk Bandingkan dengan Abdi Negara Lain
“Dengan demikian, Presiden dan DPR perlu mencari sosok calon militer terbaik untuk menghadapi sejumlah isu-isu krusial tersebut,” pungkasnya.
Lihat Juga :