Gus Jazil Bangga Perbedaan dan Keberagaman Menjadi Penguat Masyarakat Flores
Kamis, 30 Juli 2020 - 10:07 WIB
loading...
Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid saat melakukan Sosialisasi Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika (Empat Pilar MPR) di Kabupaten Nagekeo, Pulau Flores, Rabu (29/7/2020) malam. Foto/SINDOnews/Abdul Rochim
A
A
A
NAGEKEO - Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid menilai, perbedaan dan keberagaman justru menjadi penguat bagi masyarakat Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dia pun mengaku bangga.
"Saya melihat kekuatan masyarakat Flores adalah mampu menjadikan perbedaan dan keragaman sebagai pengikat," ujar Gus Jazil, sapaan akrabnya, saat melakukan Sosialisasi Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika ( Empat Pilar MPR ) di Kabupaten Nagekeo, Pulau Flores, Rabu (29/7/2020) malam.
Di hadapan ratusan peserta sosialisasi, politikus PKB itu menyebut Pulau Flores sangat luar biasa. "Di Ende, di saat menjalani masa pengasingan, Bung Karno merenung dan menemukan Pancasila," ucapnya.
Diakui nilai-nilai Pancasila sudah diterapkan masyarakat Pulau Flores. Dengan menerapkan nilai-nilai luhur bangsa membuat keberagaman dan perbedaan yang ada tidak menjadi faktor konflik.
Menurut Gus Jazil, menyosialisasikan Empat Pilar merupakan amanat yang wajib dilakukan anggota MPR berdasarkan UU MD3. "Ini tugas saya selaku Anggota dan Pimpinan MPR," ujar pria kelahiran Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. (Baca juga: Bamsoet Ajak Kaum Muda Sosialisasikan Empat Pilar MPR Melalui Media Sosial ).
"Saya melihat kekuatan masyarakat Flores adalah mampu menjadikan perbedaan dan keragaman sebagai pengikat," ujar Gus Jazil, sapaan akrabnya, saat melakukan Sosialisasi Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika ( Empat Pilar MPR ) di Kabupaten Nagekeo, Pulau Flores, Rabu (29/7/2020) malam.
Di hadapan ratusan peserta sosialisasi, politikus PKB itu menyebut Pulau Flores sangat luar biasa. "Di Ende, di saat menjalani masa pengasingan, Bung Karno merenung dan menemukan Pancasila," ucapnya.
Diakui nilai-nilai Pancasila sudah diterapkan masyarakat Pulau Flores. Dengan menerapkan nilai-nilai luhur bangsa membuat keberagaman dan perbedaan yang ada tidak menjadi faktor konflik.
Menurut Gus Jazil, menyosialisasikan Empat Pilar merupakan amanat yang wajib dilakukan anggota MPR berdasarkan UU MD3. "Ini tugas saya selaku Anggota dan Pimpinan MPR," ujar pria kelahiran Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. (Baca juga: Bamsoet Ajak Kaum Muda Sosialisasikan Empat Pilar MPR Melalui Media Sosial ).
Lihat Juga :