Sangat Beruntung, 13 WNI Ikut Menunaikan Ibadah Haji 2020
Kamis, 30 Juli 2020 - 04:30 WIB
loading...
Di antara seribu orang yang beruntung menjalankan ibadah haji tahun ini, adalah 13 warga negara Indonesia. FOTO/The National
A
A
A
JAKARTA - Sekitar 1.000 jamaah haji , hari ini, Kamis (30/7/2020), melaksanakan wukuf di Padang Arafah. Di antara seribu orang yang beruntung menjalankan rukun Islam kelima itu, adalah 13 warga negara Indonesia.
"Info yang kita terima ada 13 WNI di Saudi yang terpilih (melaksanakan ibadah haji tahun ini)," kata Konjen Ri di Jeddah, Arab Saudi, Eko Hartono dalam pesan singkatnya kepada SINDOnews, Rabu (29/7/2020) malam.
Eko tidak menyebut pasti identitas 13 WNI yang beruntung bisa menjalankan ibadah haji di tengah pandemi virus corona jenis baru, COVID-19. Akibat pandemi, tahun ini Arab Saudi hanya memberikan kuota 1.000 orang yang bisa melaksanakan rukun Islam kelima tersebut. Sebanyak 70% diperuntukkan bagi mukimin (warga negara lain yang berada di Arab Saudi) dan sisanya 30% untuk warga negara Arab Saudi.(Baca juga: Lakukan Tawaf, Jamaah Haji Praktikkan Jaga Jarak Sosial )
"Memang segitu data yang kita terima sampai dengan saat ini. Pemerintah Saudi tidak infokan resmi ke kita berapa jumlah WNI yang bisa ikut haji. Jadi kita cari info sendiri," tuturnya.
Menurut Konjen, Pemerintah Arab Saudi telah membuka pendaftaran haji secara online pada 6-10 Juli 2020. Mereka lalu mengumumkan siapa saja yang berhak menunaikan ibadah haji pada 12 Juli 2020. "Semuanya via online. Tidak ada jalur lain, tidak ada pengecualian misalnya undangan khusus dan sebagainya. Kami yang biasanya jadi petugas pun tidak terlibat sama sekali," ujarnya.
"Info yang kita terima ada 13 WNI di Saudi yang terpilih (melaksanakan ibadah haji tahun ini)," kata Konjen Ri di Jeddah, Arab Saudi, Eko Hartono dalam pesan singkatnya kepada SINDOnews, Rabu (29/7/2020) malam.
Eko tidak menyebut pasti identitas 13 WNI yang beruntung bisa menjalankan ibadah haji di tengah pandemi virus corona jenis baru, COVID-19. Akibat pandemi, tahun ini Arab Saudi hanya memberikan kuota 1.000 orang yang bisa melaksanakan rukun Islam kelima tersebut. Sebanyak 70% diperuntukkan bagi mukimin (warga negara lain yang berada di Arab Saudi) dan sisanya 30% untuk warga negara Arab Saudi.(Baca juga: Lakukan Tawaf, Jamaah Haji Praktikkan Jaga Jarak Sosial )
"Memang segitu data yang kita terima sampai dengan saat ini. Pemerintah Saudi tidak infokan resmi ke kita berapa jumlah WNI yang bisa ikut haji. Jadi kita cari info sendiri," tuturnya.
Menurut Konjen, Pemerintah Arab Saudi telah membuka pendaftaran haji secara online pada 6-10 Juli 2020. Mereka lalu mengumumkan siapa saja yang berhak menunaikan ibadah haji pada 12 Juli 2020. "Semuanya via online. Tidak ada jalur lain, tidak ada pengecualian misalnya undangan khusus dan sebagainya. Kami yang biasanya jadi petugas pun tidak terlibat sama sekali," ujarnya.
Lihat Juga :