Mulai Hari Ini 2 Kapal Pemburu Ranjau asal Jerman Ditempatkan di Koarmada II
Senin, 14 Agustus 2023 - 08:33 WIB
loading...
Penampakan kapal pemburu ranjau KRI Pulau Fanildo-732 yang akan diserahkan bersama KRI Pulau Fani-731 oleh Kementerian Pertahanan ke KSAL, Senin (14/8/2023) hari ini. FOTO/MPI/RIANA RIZKIA
A
A
A
JAKARTA - Dua unit kapal pemburu ranjau, KRI Pulau Fani -731 dan KRI Pulau Fanildo-732, pesanan Indonesia telah tiba di Tanah Air setelah berlayar dari tempat pembuatannya di Galangan Abeking & Resmussen, Lamwerder-Bremen, Jerman. Rencanananya dua kapal pemburu itu akan ditempatkan di Koarmada II.
Panglima Komando Armada Republik Indonesia (Pangkoarmada RI) Laksamana Madya Herru Kusmanto mengatakan, kapal pemburu ranjau itu telah tiba di Surabaya, Jawa Timur pada Juli 2023 lalu. Dua kapal itu akan diserahkan dari Kementerian Pertahanan (Kemhan) ke Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) pada Senin (14/8/2023) hari ini.
"Terkait dengan penambahan dua alutsista yang sudah diluncurkan hampir satu bulan lalu dari Jerman, itu sudah berada di Surabaya. InsyaAllah KRI Fani dan KRI Fanildo akan diserahkan pada hari Senin nanti (hari ini) dari Kementerian Pertahanan kepada Bapak KSAL dan langsung ke Koarmada II," kata Herru usai acara serah terima jabatan (sertijab) strategis di lingkungan Koarmada RI, Jakarta, Rabu (9/8/2023).
Sebelumnya, KSAL Muhammad Ali menjelaskan, dua unit kapal perang pemburu ranjau jenis Mine Counter Meassure Vessel (MCMV) itu, akan langsung ditempatkan di Koarmada II. Untuk kapal pemburu ranjau yang sudah ada di Koarmada II, kata Ali, akan dipertimbangkan untuk disebar ke Koarmada lain yang belum memiliki kapal pemburu ranjau.
"Nanti kita tinggal memikirkan untuk kapal buru ranjau yang lama mungkin akan didispersi ke Armada yang lain. Karena dalam rangka penyeragaman, dan penyetaraan dari armada-armada," kata Ali saat ditemui di Mako Kolinlamil, Jakarta Utara, Senin (3/7/2023).
Untuk diketahui, KRI Pulau Fani-731 dan KRI Pulau Fanildo-732 di-delivery oleh Laksamana Muhammad Ali di Galangan Abeking & Resmussen, Lamwerder - Bremen, Jerman pada 26 Mei 2023. Ali mengatakan, kapal tersebut berbeda dengan kapal penyapu ranjau, karena memiliki teknologi yang lebih canggih.
Panglima Komando Armada Republik Indonesia (Pangkoarmada RI) Laksamana Madya Herru Kusmanto mengatakan, kapal pemburu ranjau itu telah tiba di Surabaya, Jawa Timur pada Juli 2023 lalu. Dua kapal itu akan diserahkan dari Kementerian Pertahanan (Kemhan) ke Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) pada Senin (14/8/2023) hari ini.
"Terkait dengan penambahan dua alutsista yang sudah diluncurkan hampir satu bulan lalu dari Jerman, itu sudah berada di Surabaya. InsyaAllah KRI Fani dan KRI Fanildo akan diserahkan pada hari Senin nanti (hari ini) dari Kementerian Pertahanan kepada Bapak KSAL dan langsung ke Koarmada II," kata Herru usai acara serah terima jabatan (sertijab) strategis di lingkungan Koarmada RI, Jakarta, Rabu (9/8/2023).
Sebelumnya, KSAL Muhammad Ali menjelaskan, dua unit kapal perang pemburu ranjau jenis Mine Counter Meassure Vessel (MCMV) itu, akan langsung ditempatkan di Koarmada II. Untuk kapal pemburu ranjau yang sudah ada di Koarmada II, kata Ali, akan dipertimbangkan untuk disebar ke Koarmada lain yang belum memiliki kapal pemburu ranjau.
"Nanti kita tinggal memikirkan untuk kapal buru ranjau yang lama mungkin akan didispersi ke Armada yang lain. Karena dalam rangka penyeragaman, dan penyetaraan dari armada-armada," kata Ali saat ditemui di Mako Kolinlamil, Jakarta Utara, Senin (3/7/2023).
Untuk diketahui, KRI Pulau Fani-731 dan KRI Pulau Fanildo-732 di-delivery oleh Laksamana Muhammad Ali di Galangan Abeking & Resmussen, Lamwerder - Bremen, Jerman pada 26 Mei 2023. Ali mengatakan, kapal tersebut berbeda dengan kapal penyapu ranjau, karena memiliki teknologi yang lebih canggih.
Lihat Juga :