PDIP Solidkan Sinergi dengan PPP, Partai Perindo, dan Hanura untuk Menangkan Ganjar
Minggu, 13 Agustus 2023 - 17:12 WIB
loading...
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) terus sinergi kerja sama politik dengan sejumlah partai pendukung Bacapres Ganjar Pranowo. Foto/Aldi Chandra
A
A
A
JAKARTA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akan terus sinergi kerja sama politik dengan sejumlah partai pendukung Bakal Calon Presiden (Bacapres) Ganjar Pranowo . Hal ini dikatakan Ketua DPP PDIP, Said Abdullah.
Sejumlah partai pendukung Ganjar adalah Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Persatuan Indonesia (Perindo) , dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).
"Dengan kerja sama politik yang saat ini sudah yang sudah terjalin antara PDI Perjuangan, PPP, Hanura, dan Perindo, tentu kami akan makin menguatkan basis dukungan untuk kepada Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden 2024," ujar Said Abdullah kepada awak media, Minggu (13/8/2023).
Ia memberikan contoh dalam Pilpres 2014, pasangan Jokowi dan Jusuf Kalla (JK) hanya diusung oleh PDIP, PKB, Nasdem, Hanura, dan PKPI.
"Walau saat itu dari sisi jumlah dukungan partai di Pilpres kami kalah jauh, namun dengan soliditas dan kerja politik yang kuat di akar rumput terbukti pasangan Jokowi-JK justru mampu memenangkan Pilpres dengan perolehan suara 53,15 persen, sementara Prabowo Hatta 46,88 persen," ungkapnya.
Sejumlah partai pendukung Ganjar adalah Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Persatuan Indonesia (Perindo) , dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).
"Dengan kerja sama politik yang saat ini sudah yang sudah terjalin antara PDI Perjuangan, PPP, Hanura, dan Perindo, tentu kami akan makin menguatkan basis dukungan untuk kepada Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden 2024," ujar Said Abdullah kepada awak media, Minggu (13/8/2023).
Ia memberikan contoh dalam Pilpres 2014, pasangan Jokowi dan Jusuf Kalla (JK) hanya diusung oleh PDIP, PKB, Nasdem, Hanura, dan PKPI.
"Walau saat itu dari sisi jumlah dukungan partai di Pilpres kami kalah jauh, namun dengan soliditas dan kerja politik yang kuat di akar rumput terbukti pasangan Jokowi-JK justru mampu memenangkan Pilpres dengan perolehan suara 53,15 persen, sementara Prabowo Hatta 46,88 persen," ungkapnya.
Lihat Juga :