Inilah Para Pemenang Penghargaan HUT ke-77 Serikat Perusahaan Pers Indonesia
Sabtu, 12 Agustus 2023 - 09:07 WIB
loading...
Serikat Perusahaan Pers (SPS) menggelar malam penghargaan HUT ke-77 SPS di Kediaman Gubernur Bali, Denpasar, Jumat (11/08/2023). Foto/Istimewa
A
A
A
BALI - Serikat Perusahaan Pers (SPS) menggelar malam penghargaan HUT ke-77 SPS di Kediaman Gubernur Bali, Denpasar, Jumat (11/08/2023). Mengangkat tema “Transformasi Industri Media untuk Bangkit Bersama”, SPS berkolaborasi dengan Pemprov Bali menghadirkan sesi penobatan empat penghargaan bergengsi di bidang media.
Terentang dari Media Brand Award, Media Relations Award, serta Korporasi dan Pemimpin Terpopuler di Media Arus Utama. Tak lupa SPS juga akan memberikan penghargaan khusus, yakni Lontar & Lestari Award.
Di ulang tahun ke-77, SPS Indonesia melalui Ketua Umum SPS sekaligus Komisaris Utama Pikiran Rakyat, Januar P. Ruswita memberikan penghargaan tertinggi Lontar Award 2023 kepada Gubernur Bali Wayan Koster atas budi dan jasa sumbangsihnya dalam memajukan industri dan ekosistem media-media di daerah, khususnya Bali.
SPS juga memberikan penghargaan tertinggi Lestari Award 2023 kepada Pemprov Bali karena keberhasilannya dalam menjaga keberlanjutan warisan budaya setempat sebagai tiang penyangga pers lokal.
Dalam kata sambutannya, Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan apresiasi ke SPS Indonesia atas penghargaan Lontar Award yang diterimanya dan Lestari Award yang disematkan ke Pemerintah Provinsi Bali.
“Pers adalah medium yang efektif untuk mengomunikasikan kebijakan Pemprov Bali pada masyarakat. Saat Covid-19 kemarin, kami memberikan program hibah untuk semua media di Bali. Dan saya mendapat informasi, kebijakan ini pertama kalinya diterapkan di seluruh Indonesia," katanya.
Ketua Umum SPS Januar P. Ruswita menyerukan ke semua pihak terutama pemerintah untuk hadir menyelamatkan industri pers Indonesia. Ini dimaksudkan agar di tengah berita palsu yang menjejali benak publik setiap saat, pers tetap bisa menjalankan fungsinya dengan baik dan bermartabat.
Menurutnya, industri pers saat ini sedang terancam oleh keberadaan platform digital global. “Banyak perusahaan pers yang mendegradasikan diri melalui produk jurnalistiknya dengan mengubah karya menyesuaikan selera algoritma platform,” ujarnya.
Ia menambahkan, rencana penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) Publisher Rights harus didukung penuh. Perpres tersebut akan mendorong kesepakatan bagi hasil ekonomi yang lebih fair antara platform digital dan perusahaan pers atas pemanfaatan produk jurnalistik lembaga media yang mendorong produk jurnalistik berkualitas.
Baca: Serikat Perusahaan Pers Deklarasikan Petisi Bali di Tengah Gempuran Platform Digital Global
“Kehadiran pemerintah dalam bentuk kewenangan yang dimilikinya akan membangun ekosistem pers yang memungkinkan industri pers nasional sebagai entitas bisnis yang sehat dan berkelanjutan serta sebagai insan pers yang terus menghasilkan produk berkualitas dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Untuk diketahui SPS tahun ini genap berusia 77 tahun. Didirikan di Yogyakarta pada 8 Juni 1946, tokoh-tokoh dan pendiri perusahaan-perusahaan pers nasional berkumpul untuk mengikrarkan berdirinya Serikat Penerbit Suratkabar (SPS).
Pada Kongres XXIII di Bali tahun 2011, organisasi bertransformasi menjadi bukan sekedar organisasi penerbit media cetak tetapi juga non-cetak, dan mengubah brand menjadi Serikat Perusahaan Pers, singkatan tetap SPS.
Saat ini SPS memiliki 30 cabang provinsi yang di seluruh Indonesia, dengan 538 anggota perusahaan pers. Di usia ke-77, SPS kembali lagi ke Bali dengan serangkaian perhelatan kegiatan yang berlangsung sejak 10 Agustus, yakni Dialog Nasional dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas).
Pada puncak perayaan HUT ke-77, SPS berkolaborasi dengan Pemprov Bali menghadirkan sesi penobatan empat penghargaan bergengsi di bidang media.
Terentang dari Media Brand Award, Media Relations Award, serta Korporasi dan Pemimpin Terpopuler di Media Arus Utama. Tak lupa SPS juga akan memberikan Penghargaan Khusus, yakni Lontar & Lestari Award.
Empat penghargaan bergengsi yang diberikan kali ini terdiri dari:
• Pemimpin Terpopular di Media Arus Utama untuk Daerah dan Kementerian/Lembaga
• Korporasi Terpopuler di Media Arus Utama kepada 16 perusahaan
• Pemenang Media Relations Award, kategori: Media Special Program (5 pemenang), Press Gathering (3 pemenang), Press Conference (5 pemenang), dan Press Release (14 pemenang).
• Pemenang Media Brand Award, kategori Media Nasional sebanyak 20 pemenang.
Apresiasi tertinggi dari organisasi SPS yang disematkan kepada Gubernur Bali Wayan Koster, atas budi dan jasa sumbangsihnya dalam memajukan industri dan ekosistem media-media di daerah, khususnya Bali.
Lestari Award 2023
Penghargaan tertinggi dari organisasi SPS yang diberikan kepada Pemprov Bali karena keberhasilannya dalam menjaga keberlanjutan warisan budaya setempat sebagai tiang penyangga pers lokal.
Coverage dimaksud berupa: menyebut, menampilkan, atau mendiskusikan tentang media dimaksud.
Daftar Pemenang:
Kategori Media Lokal
Serambinews
Radar Bogor
Banjarmasin Post
Tribun Sumsel
Riau Pos
Radar Cirebon
Bali Post
Solopos
Sumut Pos
Pikiran Rakyat Media Network
Kategori Media Nasional
Kompas.com
Tribunnews.com
Narasi
Tempo.co
Detik.com
IDN Times
Republika.co.id
Sindonews.com
Bisnis Indonesia
Kompas
Daftar pemenang:
Kategori Media Special Program
Bronze Winner
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Penanganan Counter Isu Pinjol Ilegal di Kalangan Mahasiswa IPB
Bronze Winner
PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk.
Lomba Artikel Jurnalistik Tugu Insurance 2022
Silver Winner
PT Pertamina Hulu Indonesia Baso Iga PHI
Terentang dari Media Brand Award, Media Relations Award, serta Korporasi dan Pemimpin Terpopuler di Media Arus Utama. Tak lupa SPS juga akan memberikan penghargaan khusus, yakni Lontar & Lestari Award.
Di ulang tahun ke-77, SPS Indonesia melalui Ketua Umum SPS sekaligus Komisaris Utama Pikiran Rakyat, Januar P. Ruswita memberikan penghargaan tertinggi Lontar Award 2023 kepada Gubernur Bali Wayan Koster atas budi dan jasa sumbangsihnya dalam memajukan industri dan ekosistem media-media di daerah, khususnya Bali.
SPS juga memberikan penghargaan tertinggi Lestari Award 2023 kepada Pemprov Bali karena keberhasilannya dalam menjaga keberlanjutan warisan budaya setempat sebagai tiang penyangga pers lokal.
Dalam kata sambutannya, Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan apresiasi ke SPS Indonesia atas penghargaan Lontar Award yang diterimanya dan Lestari Award yang disematkan ke Pemerintah Provinsi Bali.
“Pers adalah medium yang efektif untuk mengomunikasikan kebijakan Pemprov Bali pada masyarakat. Saat Covid-19 kemarin, kami memberikan program hibah untuk semua media di Bali. Dan saya mendapat informasi, kebijakan ini pertama kalinya diterapkan di seluruh Indonesia," katanya.
Ketua Umum SPS Januar P. Ruswita menyerukan ke semua pihak terutama pemerintah untuk hadir menyelamatkan industri pers Indonesia. Ini dimaksudkan agar di tengah berita palsu yang menjejali benak publik setiap saat, pers tetap bisa menjalankan fungsinya dengan baik dan bermartabat.
Menurutnya, industri pers saat ini sedang terancam oleh keberadaan platform digital global. “Banyak perusahaan pers yang mendegradasikan diri melalui produk jurnalistiknya dengan mengubah karya menyesuaikan selera algoritma platform,” ujarnya.
Ia menambahkan, rencana penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) Publisher Rights harus didukung penuh. Perpres tersebut akan mendorong kesepakatan bagi hasil ekonomi yang lebih fair antara platform digital dan perusahaan pers atas pemanfaatan produk jurnalistik lembaga media yang mendorong produk jurnalistik berkualitas.
Baca: Serikat Perusahaan Pers Deklarasikan Petisi Bali di Tengah Gempuran Platform Digital Global
“Kehadiran pemerintah dalam bentuk kewenangan yang dimilikinya akan membangun ekosistem pers yang memungkinkan industri pers nasional sebagai entitas bisnis yang sehat dan berkelanjutan serta sebagai insan pers yang terus menghasilkan produk berkualitas dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Untuk diketahui SPS tahun ini genap berusia 77 tahun. Didirikan di Yogyakarta pada 8 Juni 1946, tokoh-tokoh dan pendiri perusahaan-perusahaan pers nasional berkumpul untuk mengikrarkan berdirinya Serikat Penerbit Suratkabar (SPS).
Pada Kongres XXIII di Bali tahun 2011, organisasi bertransformasi menjadi bukan sekedar organisasi penerbit media cetak tetapi juga non-cetak, dan mengubah brand menjadi Serikat Perusahaan Pers, singkatan tetap SPS.
Saat ini SPS memiliki 30 cabang provinsi yang di seluruh Indonesia, dengan 538 anggota perusahaan pers. Di usia ke-77, SPS kembali lagi ke Bali dengan serangkaian perhelatan kegiatan yang berlangsung sejak 10 Agustus, yakni Dialog Nasional dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas).
Pada puncak perayaan HUT ke-77, SPS berkolaborasi dengan Pemprov Bali menghadirkan sesi penobatan empat penghargaan bergengsi di bidang media.
Terentang dari Media Brand Award, Media Relations Award, serta Korporasi dan Pemimpin Terpopuler di Media Arus Utama. Tak lupa SPS juga akan memberikan Penghargaan Khusus, yakni Lontar & Lestari Award.
Empat penghargaan bergengsi yang diberikan kali ini terdiri dari:
• Pemimpin Terpopular di Media Arus Utama untuk Daerah dan Kementerian/Lembaga
• Korporasi Terpopuler di Media Arus Utama kepada 16 perusahaan
• Pemenang Media Relations Award, kategori: Media Special Program (5 pemenang), Press Gathering (3 pemenang), Press Conference (5 pemenang), dan Press Release (14 pemenang).
• Pemenang Media Brand Award, kategori Media Nasional sebanyak 20 pemenang.
Daftar Pemenang Penghargaan HUTke-77 Serikat Perusahaan Pers
Penghargaan Khusus
Lontar Award 2023Apresiasi tertinggi dari organisasi SPS yang disematkan kepada Gubernur Bali Wayan Koster, atas budi dan jasa sumbangsihnya dalam memajukan industri dan ekosistem media-media di daerah, khususnya Bali.
Lestari Award 2023
Penghargaan tertinggi dari organisasi SPS yang diberikan kepada Pemprov Bali karena keberhasilannya dalam menjaga keberlanjutan warisan budaya setempat sebagai tiang penyangga pers lokal.
Media Brand Awards
Penilaian terhadap awareness media mainstream dalam mengelola brand-nya di medium digital, dalam hal ini media sosial. Ditandai dengan coverage media tersebut di media sosial sepanjang Mei 2022–Mei 2023.Coverage dimaksud berupa: menyebut, menampilkan, atau mendiskusikan tentang media dimaksud.
Daftar Pemenang:
Kategori Media Lokal
Serambinews
Radar Bogor
Banjarmasin Post
Tribun Sumsel
Riau Pos
Radar Cirebon
Bali Post
Solopos
Sumut Pos
Pikiran Rakyat Media Network
Kategori Media Nasional
Kompas.com
Tribunnews.com
Narasi
Tempo.co
Detik.com
IDN Times
Republika.co.id
Sindonews.com
Bisnis Indonesia
Kompas
Media Relation Award
Media Relations Awards adalah sebuah ajang kompetisi yang mengapresiasi kinerja korporasi/institusi di bidang media relations. Sebagai barometer untuk mengukur kinerja media relations sepanjang satu tahun.Daftar pemenang:
Kategori Media Special Program
Bronze Winner
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Penanganan Counter Isu Pinjol Ilegal di Kalangan Mahasiswa IPB
Bronze Winner
PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk.
Lomba Artikel Jurnalistik Tugu Insurance 2022
Silver Winner
PT Pertamina Hulu Indonesia Baso Iga PHI
Lihat Juga :