Jaksa Agung Awasi Politik Uang, Perludem: Harus Benar-benar Serius
Rabu, 29 Juli 2020 - 20:13 WIB
loading...
A
A
A
“Maka, mau tidak mau antisipasi kita harus maksimal untuk mencegah terjadinya jual beli suara saat pilkada, memanfaatkan kondisi sulit yang sedang dihadapi masyarakat,’’ ungkapnya.
Selain politik uang, penyebaran hoaks dan politik suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) di Pilkada serentak 2020 juga perlu diwaspadai. Sebab, kampanye dan interaksi daring sangat dianjurkan untuk dilakukan di saat Pandemi Covid-19 ini, dan sangat mungkin disalahgunakan oleh para oknum untuk menyebarkan informasi bohong dan tendensius saat pelaksanaan Pilkada.
“Makanya penggunaan teknologi digital juga harus diimbangin dengan kemampuan kita dalam membatasi penyebaran hoaks dan politisasi SARA,” tuturnya.
(Baca: Uji Materi PT 4%, Perludem Tekankan Proporsionalitas Hasil Pemilu)
Dia juga meminta sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) yang melibatkan Kejaksaan, Kepolisian dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memiliki kesepahaman yang sama dalam bertugas menindak dugaan pelanggaran dalam gelaran pemilu.
Selain politik uang, penyebaran hoaks dan politik suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) di Pilkada serentak 2020 juga perlu diwaspadai. Sebab, kampanye dan interaksi daring sangat dianjurkan untuk dilakukan di saat Pandemi Covid-19 ini, dan sangat mungkin disalahgunakan oleh para oknum untuk menyebarkan informasi bohong dan tendensius saat pelaksanaan Pilkada.
“Makanya penggunaan teknologi digital juga harus diimbangin dengan kemampuan kita dalam membatasi penyebaran hoaks dan politisasi SARA,” tuturnya.
(Baca: Uji Materi PT 4%, Perludem Tekankan Proporsionalitas Hasil Pemilu)
Dia juga meminta sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) yang melibatkan Kejaksaan, Kepolisian dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memiliki kesepahaman yang sama dalam bertugas menindak dugaan pelanggaran dalam gelaran pemilu.
Lihat Juga :