Soal Bacawapres Ganjar, Sekjen PDIP: Megawati Berkontemplasi di Bali
Jum'at, 11 Agustus 2023 - 05:32 WIB
loading...
Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto . Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Sekjen DPP PDIP , Hasto Kristiyanto menyampaikan saat ini Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri tengah berada di Bali. Momen ini dipakai Megawati untuk melakukan kontemplasi terhadap siapa sosok bakal calon wakil presiden (cawapres) paling tepat mendampingi Ganjar Pranowo .
“Bali alamnya sangat indah. Seluruh alam raya dijaga dalam keseimbangan sehingga cocok untuk kontemplasi," kata Hasto, Kamis (10/8/2023).
Hasto menuturkan, pendamping Ganjar merupakan sosok yang menunjukkan Dwi Tunggal seperti sosok Bung Karno dan Bung Hatta. Sosok satu kesatuan sehingga segala sesuatunya dipersiapkan dengan baik.
Dalam kesempatan itu, Hasto juga turut ditanya apakah sosok cawapres tersebut sudah ada oleh awak media.
Baca: Momen HT Dampingi Ganjar Pranowo Hadiri Pelantikan Ketua PSMTI Jateng
“Orangnya ya sudah ada. Semua perlu dipertimbangkan secara mendalam termasuk masukan dari PPP, Partai Perindo, Hanura, dan akan ada parpol lain yang bergabung. Bu Mega terus mendengarkan aspirasi rakyat. Karena itulah dialog dengan Presiden Jokowi dan para ketua umum partai sangat penting. Jadi orangnya ada, masak mau diumumkan orangnya enggak ada,"ujar Hasto.
“Bali alamnya sangat indah. Seluruh alam raya dijaga dalam keseimbangan sehingga cocok untuk kontemplasi," kata Hasto, Kamis (10/8/2023).
Hasto menuturkan, pendamping Ganjar merupakan sosok yang menunjukkan Dwi Tunggal seperti sosok Bung Karno dan Bung Hatta. Sosok satu kesatuan sehingga segala sesuatunya dipersiapkan dengan baik.
Dalam kesempatan itu, Hasto juga turut ditanya apakah sosok cawapres tersebut sudah ada oleh awak media.
Baca: Momen HT Dampingi Ganjar Pranowo Hadiri Pelantikan Ketua PSMTI Jateng
“Orangnya ya sudah ada. Semua perlu dipertimbangkan secara mendalam termasuk masukan dari PPP, Partai Perindo, Hanura, dan akan ada parpol lain yang bergabung. Bu Mega terus mendengarkan aspirasi rakyat. Karena itulah dialog dengan Presiden Jokowi dan para ketua umum partai sangat penting. Jadi orangnya ada, masak mau diumumkan orangnya enggak ada,"ujar Hasto.
Lihat Juga :