Zulhas-AHY Bahas RUU Pemilu dan Koalisi di Pilkada 2020

Rabu, 29 Juli 2020 - 18:29 WIB
loading...
Zulhas-AHY Bahas RUU...
Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Ketum PAN Zulkifli Hasan membahas RUU Pemilu dan Pilkada 2020. Foto/SINDOnews/kiswondari
A A A
JAKARTA - Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) beserta jajaran pengurus mengunjungi Ketum PAN Zulkifli Hasan di Kantor DPP PAN di Jalan Daksa I Nomor 10, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Dalam pertemuan tertutup kurang dari 1 jam itu, mereka tidak hanya membahas soal kebersamaan menanggulangi pandemi Covid-19 dan kerja sama Pilkada 2020, mereka juga membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu yang akan bergulir di DPR. (Baca juga: Serba Biru, AHY Sambangi Kantor DPP PAN)

“Pertemuan dihadiri juga oleh Ketum Demokrat Mas AHY bersama Sekjen, Waketum dan segenap pengurus teras dari Partai Demokrat. Banyak yang kita bahas dalam pertemuan ini, saturahmi berlangsung hangat akrab karena memang sudah terjalin hubungan yang cukup panjang dan cukup baik antara PAN dengan Demokrat sehingga pembicaraan hari ini mengalir. Apa saja topik pembicaraan tentu kami serahkan ini untuk disampaikan oleh masing-masing Ketum,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) PAN Eddy Soeparno membuka konferensi pers, Rabu (19/7/2020).

Ketum PAN Zulhas mengaku senang karena kedatangan sahabat karib yakni pengurus Demokrat yang mana, hubungan PAN dan Demokrat memiliki sejarah yang panjang. Keduanya pun memiliki kerja sama untuk pilkada di sejumlah daerah. Intinya, silaturahmi antarparpol ini diperlukan karena Indonesia dan dunia sedang menghadapi Covid-19 dan berpotensi berkembang menjadi krisis ekonomi. “Tentu semuanya itu memerlukan kebersamaan memerlukan kesamaan pandangan kami sama Demokrat sama-sama di luar pemerintahan tetapi dalam situasi yang seperti ini saudara-saudata perlu ada kebersamaan itu,” kata Zulhas. (Baca juga: PAN Resmi Dukung Anak dan Menantu Jokowi di Pilkada 2020)

Karena, sambung Zulhas, negara-negara maju sekalipun dalam menghadapi musibah ini cukup kesulitan. Zulhas bersyukur bahwa meskipun Indonesia masih kekurangan di sana-sini tapi Indonesia cukup baik dalam penanganan Covid-19 baik dari segi penyelamatan jiwa maupun ekonomi. “Tadi Mas Agus katakan ini kita juga enggak tahu kapan akan berakhir pandemi ini selagi vaksin belum ada di tempat kita ya kita belum tahu sampai kapan,” imbuhnya.

Kemudian, sambung Wakil Ketua MPR ini, PAN dan Demokrat juga membahas kerja sama di berbagai tempat pilkada baik itu gubernur, bupati maupun wali kota. Selain itu, PAN dan Demokrat juga menyamakan pandangan untuk fraksi di DPR karena, ada banyak RUU yang dibahas.

PAN dan Demokrat pun memiliki kesamaan pandangan terkait RUU tentang Haluan Ideologi Pancasila (HIP). Menurut dia, saat ini akan segera dibahas RUU Pemilu, Indonesia yang sudah 25 tahun menjadi negara demokrasi dengan sistem one man one vote. Dengan parliamentary threshold 4% dengan jumlah pemilih 150 juta, ada 6 juta kurang suara yang tidak diakui. Termasuk juga presidential threshold 20% yang hanya melahirkan 2 pasang calon presiden dan wkail presiden saja dan menimbulkan perseteruan yang panjang.

“Nah, kami tidak sepakat. Kalau PAN mengajukan ya PT-nya (parliamentary threshold) berapa harusnya presidential threholdnya sama gitu. Itulah yang kita bahas pada intinya semua kepentingan bangsa negara kepentingan Merah-Putih,” tandas Zulhas. *kiswondari
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
Menko AHY Dorong Diaspora...
Menko AHY Dorong Diaspora Indonesia di Rusia Bentuk Asosiasi Pengusaha
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Rekomendasi
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Tembak Jatuh Helkopter...
Tembak Jatuh Helkopter Apache AS, Ini Pesan yang Hendak Disampaikan Iran
Berita Terkini
Harumkan Nama Bangsa,...
Harumkan Nama Bangsa, Kolonel Cpn Jimmy Sirait Raih Gelar Master di US Army War College
Pimpinan Lembaga Antirasuah...
Pimpinan Lembaga Antirasuah Diduga Terseret Kasus MBG, Ini Tanggapan KPK
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Infografis
Rama Duwaji, Istri dan...
Rama Duwaji, Istri dan Otak di Balik Kemenangan Zohran Mamdani
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved