alexa snippet

Penambahan Kuota Diharapkan Percepat Keberangkatan Calon Haji

Penambahan Kuota Diharapkan Percepat Keberangkatan Calon Haji
Penambahan kuota haji Indonesia oleh Pemerintah Arab Saudi diapresiasi. Penambahan kuota haji diharapkan mempercepat daftar tunggu calon jamaah haji di Tanah Air. Foto/Ilustrasi/SINDOnews.
A+ A-
JAKARTA - Presiden Joko Widodo mengumumkan kuota haji Indonesia pada tahun ini bertambah menjadi 221 ribu orang. Penambahan kuota haji disambut positif pegiat usaha perjalanan ibadah haji dan umrah di Tanah Air.

"Itu kabar yang bagus sekali bagi jamaah haji Indonesia. Dengan demikian kita harapkan jumlah antrean calon jamaah haji berkurang," ujar Genera Marketing Alia Go, Rudianto Prasetyo di sela-selau launching both Alia Go di Cipinang Indah Mall, Jakarta, Sabtu (14/2/2017). (Baca juga: Kuota Haji Indonesia 2017 Sebanyak 221 Ribu Orang)

Dengan penambahan kuota haji, Rudianto mengatakan, banyak yang harus dipersiapkan penyelenggara untuk memberangkatkan jamaah hajinya tahun ini.

"Di antaranya tentu akan lebih banyak lagi hotel, bus, dan tiket pesawat yang harus dipersiapkan penyelenggara dari tahun-tahun di mana pemotongan kuota jamaah berlaku," katanya.

Untuk itu, Rudianto pun menyarankan, agar pemerintah dan penyelenggara swasta bergerak cepat mempersiapkan akomodasi bagi jamaah Indonesia.

"Kita harus bergerak cepat. Karena, bukan kita saja yang sudah dikembalikan kuotanya. Jangan sampai kita ketinggalan dari negara-negara lain yang lebih dulu mendapatkan hotel-hotel yang terbaik di sana," katanya.

Dia berharap jamaah ke Tanah Suci lebih cepat, khususnya haji khusus yang saat ini antreannya atau daftar tunggunya sudah mencapai di atas lima tahun

Senada dengan Rudianto, penyanyi Rossa di lokasi yang sama juga mengapresiasi kebijakan Pemerintah Arab Saudi yang sudah mengembalikan kuota haji Indonesia secara normal kembali.

"Kita bersyukur. Mudah-mudahan antrean, khususnya jamaah reguler bisa dipangkas hingga bertahun-tahun sehingga akan lebih cepat berangkatnya. Karena kalau terlalu lama juga kasihan sama jamaahnya. Mudah-mudahan Indonesia akan semakin diperhatikan Arab Saudi terkait kuotanya," tuturnya.



(dam)
loading gif
Top