Napiter Munarman Ucap Ikrar Setia NKRI di Lapas Salemba

Selasa, 08 Agustus 2023 - 15:15 WIB
loading...
Napiter Munarman Ucap...
Narapidana Teroris (Napiter) Munarman mengucapkan Ikrar setia kepada NKRI di Lapas Salemba, Jakarta Pusat, Selasa (8/8/2023). Foto/Danandaya Arya Putra
A A A
JAKARTA - Narapidana Teroris (Napiter) Munarman mengucapkan Ikrar setia kepada NKRI di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Salemba, Jakarta Pusat. Dengan hal itu, Munarman akan patuh terhadap hukum di Indonesia dan akan menjauhkan diri dari tindak pidana terorisme.

"Ini menjadi kegiatan salah satu persyaratan bagi warga binaan untuk mendapatkan hak-haknya," ucap Kepala Lapas Klas IIA Salemba, Yosafat Rizanto dalam keterangannya, Selasa (8/8/2023).

Yosafat mengatakan, pembacaan ikrar ini merupakan salah satu syarat agar Munarman bisa mendapatkan haknya sebagai warga binaan, seperti remisi. Ia mengaku tidak mudah untuk warga binaan melakukan Ikrar setia kepada NKRI.

Napiter Munarman sebelumnya telah menajalani persyaratan khusus dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Sebab jika dari asesmennya tidak menemuhi standar, Napiter belum tentu bisa diterima oleh BNPT dan Densus.

Baca juga: Breaking News, Munarman Ditangkap Densus 88

"Kegiatan ini hasil rekomendasi dari BNPT, mereka mengasesmen terhadap warga binaan Munarman, barulah mereka membuat surat persetujuannya kepada kami, baru kita laksanakan ikrar NKRI ini," kata Yosafat.

"Setelah tiga bulan kemudian, barulah BNPT menyetujui bahwa yang bersangkutan memang sudah mempunyai hak-nya untuk Ikrar NKRI. Kurang lebih enam bulan Munarman baru dapat ikut Ikrar NKRI," sambungnya.

Akan tetapi, Yosafat tidak mau merinci lebih jauh soal asesmen yang dilakukan oleh BNPT dan Densus. Sebab hal tersebut merupakan rahasia dari instansi terkait.

"Itu kebetulan rahasia dari mereka (BNPT dan Densus), kami pun tidak semuanya bisa menjelaskan. Karena sifatnya yang disampaikan kepada kami itu rahasia, intinya dia NKRI," katanya.

Diketahui, akibat perbuatan melakukan tindak pidana terorisme Napiter Munarman divonis tiga tahun penjara pada tahun 2022. Saat ini terdakwa sudah menjalani setengah masa hukumannya.

"Munarman kurang lebih sudah satu setengah tahun menjalani masa tahanan," ucapnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapolri Tekankan Sinergisitas...
Kapolri Tekankan Sinergisitas TNI-Polri dan Elemen Bangsa Kunci Utama Jaga NKRI
Prabowo Kutip Surat...
Prabowo Kutip Surat Ar-Ra'd Ayat 11: Keselamatan Bangsa Terwujud Jika Bersatu
Hari Santri 2025: Santri...
Hari Santri 2025: Santri Jadi Penjaga Iman dan Keindonesiaan
Habib Nabiel Al Musawa...
Habib Nabiel Al Musawa Beberkan Peran Ulama dan Habaib Perjuangkan NKRI
5 Pernyataan Resmi Purnawirawan...
5 Pernyataan Resmi Purnawirawan TNI-Polri Jamin Keutuhan NKRI
Keberlanjutan Pembinaan...
Keberlanjutan Pembinaan Mantan Kelompok JI Kunci Keberhasilan Program Deradikalisasi
Siap Perkuat Partai...
Siap Perkuat Partai Perindo Banten, Ratu Ageng Rekawati: Mari Bergandengan Tangan untuk NKRI
Pilkada Serentak 2024,...
Pilkada Serentak 2024, Mantan Napiter: Jaga Kesatuan dan Persatuan NKRI
230 Anggota JI Sepakat...
230 Anggota JI Sepakat Bubarkan Diri, Senjata Diserahkan ke Densus 88
Rekomendasi
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
Ratusan Kepsek di Sulsel...
Ratusan Kepsek di Sulsel Mundur Buntut Temuan BPK Terkait Dana BOS, DPR Dorong Evaluasi
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Berita Terkini
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Noel Divonis 4,5 Tahun...
Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara, KPK Tidak Ajukan Banding
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved