Bagaimana Peluang Cak Imin Jadi Cawapres Ganjar Pranowo?
Selasa, 08 Agustus 2023 - 07:18 WIB
loading...
A
A
A
"Kalau di PDIP di koalisi pendukung Pak Ganjar, Cak Imin sulit bakal menjadi bacawapres. Karena kalau berkoalisi dengan PDIP, itu tergantung Megawati. Dan saya sih melihat Megawati skenarionya bukan Ganjar-Cak Imin. Saya sih melihatnya yang lain," kata Ujang saat dihubungi, Senin (7/8/2023).
Ujang merasa, jalan terjal akan didapatkan Cak Imin bila PKB mendukung Ganjar. Di sisi lain, ia menilai Cak Imin belum tentu mendapat tawaran posisi cawapres bila PKB beralih koalisi ke PDIP.
"Jadi kalau lari dari Gerindra pun lalu masuk ke PDIP, belum tentu Cak Imin menjadi cawapresnya Ganjar, karena kalau di PDIP semua ketentuan, kebijakan itu ada di Megawati, termasuk cawapres Pak Ganjar," ucap Ujang.
"Saya sih melihat ya walaupun katakan ada peluang, tetapi peluangnya kecil menjadi cawapresnya Ganjar," tambahnya.
Terlepas dari PDIP, Ujang merasa Cak Imin masih memiliki peluang untuk maju menjadi RI-2 di Pilpres 2024. Salah satunya, dengan mempertahankan koalisi dengan Partai Gerindra. Ia berpendapat, cawapres dari Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) bergantung pada Prabowo Subianto.
“Kalau saya sih melihatnya ya, peluang Cak Imin menjadi cawapres ada di Pak Prabowo. Walaupun sampai hari ini Gerindra belum umumkan bacawapresnya, yang membuat Cak Imin marah, ingin meninggalkan KKIR atau Gerindra, ya di situ peluangnya ada di Pak Prabowo. Dan kelihatannya ya Prabowo masih berhitung matang kalau cawapresnya Cak Imin," pungkasnya.
Ujang merasa, jalan terjal akan didapatkan Cak Imin bila PKB mendukung Ganjar. Di sisi lain, ia menilai Cak Imin belum tentu mendapat tawaran posisi cawapres bila PKB beralih koalisi ke PDIP.
"Jadi kalau lari dari Gerindra pun lalu masuk ke PDIP, belum tentu Cak Imin menjadi cawapresnya Ganjar, karena kalau di PDIP semua ketentuan, kebijakan itu ada di Megawati, termasuk cawapres Pak Ganjar," ucap Ujang.
"Saya sih melihat ya walaupun katakan ada peluang, tetapi peluangnya kecil menjadi cawapresnya Ganjar," tambahnya.
Terlepas dari PDIP, Ujang merasa Cak Imin masih memiliki peluang untuk maju menjadi RI-2 di Pilpres 2024. Salah satunya, dengan mempertahankan koalisi dengan Partai Gerindra. Ia berpendapat, cawapres dari Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) bergantung pada Prabowo Subianto.
“Kalau saya sih melihatnya ya, peluang Cak Imin menjadi cawapres ada di Pak Prabowo. Walaupun sampai hari ini Gerindra belum umumkan bacawapresnya, yang membuat Cak Imin marah, ingin meninggalkan KKIR atau Gerindra, ya di situ peluangnya ada di Pak Prabowo. Dan kelihatannya ya Prabowo masih berhitung matang kalau cawapresnya Cak Imin," pungkasnya.
Lihat Juga :