Kesaksian Mantan Santri Panji Gumilang, Ponpes Al Zaytun Punya Dua Dimensi
Sabtu, 05 Agustus 2023 - 14:17 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Kejagung Siapkan Tim Jaksa Peneliti Kasus Panji Gumilang
Secara prinsip santri Al Zaytun belajar sama dengan santri pesantren-pesantren lain. Belajar kurikulum yang ditetapkan oleh Kemenag lalu untuk pelajaran agamanya buku-buku kami juga adopsi dari kitab-kitab buku dari pesantren modern Gontor," kata Ikhsan.
Ikhsan mengungkapkan, para santri Al Zaytun menjadi korban di masyarakat akibat ulah Panji Gumilang.
"Kami ini enggak terlibat apa pun dalam case NII dan pengajaran-pengajarannya Panji Gumilang. Sebab Panji Gumilang hanya bertemu kami itu satu kali saja dalam seminggu di momentum setelah dzikir Jumat itu saja selebihnya itu engga ada. Kalaupun ada nanti di kepulangan santri, di apresiasi seni itu juga bukan membicarakan tentang mengajarkan sesuatu tidak Tapi bicara tentang perkembangan bangsa," ungkapnya.
Secara prinsip santri Al Zaytun belajar sama dengan santri pesantren-pesantren lain. Belajar kurikulum yang ditetapkan oleh Kemenag lalu untuk pelajaran agamanya buku-buku kami juga adopsi dari kitab-kitab buku dari pesantren modern Gontor," kata Ikhsan.
Ikhsan mengungkapkan, para santri Al Zaytun menjadi korban di masyarakat akibat ulah Panji Gumilang.
"Kami ini enggak terlibat apa pun dalam case NII dan pengajaran-pengajarannya Panji Gumilang. Sebab Panji Gumilang hanya bertemu kami itu satu kali saja dalam seminggu di momentum setelah dzikir Jumat itu saja selebihnya itu engga ada. Kalaupun ada nanti di kepulangan santri, di apresiasi seni itu juga bukan membicarakan tentang mengajarkan sesuatu tidak Tapi bicara tentang perkembangan bangsa," ungkapnya.
(cip)
Lihat Juga :