Warga Papua Jalan Kaki 2 Hari Ambil Bantuan, Yerry Tawalujan Sebut Sulitnya Medan Jadi Pemicu

Jum'at, 04 Agustus 2023 - 21:41 WIB
loading...
Warga Papua Jalan Kaki...
Ketua DPP Partai Perindo Yerry Tawalujan menanggapi sulitnya kondisi lapangan di lokasi bencana kelaparan dan kekeringan menimpa warga Distrik Agandugume dan Distrik Lambewi, Kabupaten Puncak, Papua Tengah. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Ketua DPP Partai Perindo Bidang Sosial dan Kesra Yerry Tawalujan menanggapi sulitnya kondisi lapangan di lokasi bencana kelaparan dan kekeringan menimpa warga Distrik Agandugume dan Distrik Lambewi, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.

Karena sulitnya pengiriman barang bantuan ke lokasi bencana, warga harus berjalan kaki dua hari untuk menjemput bantuan.

Baca juga: El Nino Akibatkan 6 Warga Papua Tewas, Yerry Tawalujan: Harus Disikapi Seluruh Pemangku Kepentingan

"Kondisi lapangan di Kabupaten Puncak, Papua Tengah memang sulit. Selain karena wilayah pegunungan, faktor cuaca dan keamanan ikut mempengaruhi pengiriman barang bantuan ke lokasi bencana. Jadi dapat dimengerti kalau warga harus berjalan kaki selama 2 hari untuk menjemput barang bantuan," ujar Yerry kepada wartawan, Jumat (4/8/2023).

"Hal terpenting adalah pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pihak swasta sudah turun membantu warga Papua Tengah yang menderita kelaparan. Ini menandakan negara hadir dan menanggulangi korban bencana," sambungnya.

Merujuk informasi dari Kementerian Sosial (Kemensos), bantuan yang telah diberikan sebanyak 25,15 ton, meliputi bantuan dari Kemensos, bantuan dari TNI, dan bantuan dari PT Freeport.

Jenis bantuan dari Kemensos meliputi makanan siap saji 4.000 paket, makanan anak 4.000 paket, lauk pauk siap saji 2.000 paket, dan tenda gulung 500 lembar.

Selain itu, ada sarden 25 dus, kornet 32 dus, abon sapi 15 dus, biskuit 18 dus, pakaian anak (TK, SD, dan SMP) 3.000 stel, pakaian dewasa 4.000 stel, celana dewasa 4.000 lembar, dan selimut 4.000 lembar.

Adapun bantuan dari Panglima TNI berupa beras 50 karung masing-masing 40 kg, sembako 600 paket, dan mi instan 200 dus. Bantuan dari PT Freeport meliputi sarden 100 dus, dan biskuit 100 dus.

Melihat bantuan yang disalurkan, Yerry menjelaskan para pemangku kepentingan seperti pemerintah, aparatur keamanan, dan pihak swasta telah ikut membantu warga di dua distrik di Papua Tengah tersebut.

Artinya, warga yang kelaparan tidak dibiarkan menderita tanpa bantuan. Namun demikian, seluruh warga Papua perlu bekerja sama untuk menjamin keamanan penyaluran bantuan.

Baca juga: 6 Warga Papua Tengah Meninggal Dunia Akibat Kelaparan

"Khususnya kelompok separatis bersenjata, mohon kepeduliannya untuk pastikan jalannya distribusi bantuan aman. Karena ini adalah aksi kemanusiaan untuk menolong warga Papua yang kelaparan," pungkas Yerry.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Sekjen Perindo Ferry Kurnia Tegaskan Peran Strategis Polri Kawal Pembangunan
Dorong Kualitas Keterwakilan...
Dorong Kualitas Keterwakilan Perempuan 30%, Partai Perindo Siap Bersinergi Lahirkan Kebijakan yang Inklusif
PHK Massal Berisiko...
PHK Massal Berisiko Gerus Kelas Menengah, Sekjen Perindo Ferry Kurnia Dorong Insentif Dunia Usaha
Perindo Ajak Tokoh Muda...
Perindo Ajak Tokoh Muda Indonesia Timur Ambil Peran Menuju 2029
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Keterbatasan SDM Jadi...
Keterbatasan SDM Jadi Tantangan di Papua, Talius Tabuni Dukung Penguatan Program Beasiswa Puncak Cerdas
Gerakan Pangan Murah...
Gerakan Pangan Murah Partai Perindo Ringankan Beban Warga Kendari
Gerakan Pangan Murah...
Gerakan Pangan Murah Partai Perindo Sultra Diserbu Warga
Rekomendasi
TMII: Temuan Benda di...
TMII: Temuan Benda di Anjungan Sumbar Bukan Bom Tapi Mortir Peninggalan Lama
RSM Indonesia Umumkan...
RSM Indonesia Umumkan Bergabungnya Mahendra Siregar sebagai Senior Advisor
Harga Gas Industri Turun...
Harga Gas Industri Turun Jadi USD13 per MMBTU, Said Iqbal Ungkap Ancaman PHK Mereda
Berita Terkini
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas...
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas di Tengah Tarik-Menarik Kepentingan Laut China Selatan
Lelang Jabatan Sekda,...
Lelang Jabatan Sekda, Bupati Kuansing Minta Mobil Land Cruiser
Fuad Hasan Mangkir dari...
Fuad Hasan Mangkir dari Panggilan Penyidik, KPK: Sedang di Luar Negeri
Wali Kota Agustina Dorong...
Wali Kota Agustina Dorong Gerakan Nasional Penyelamatan Heritage Kota Maritim
HUT ke-118, Ikatan Notaris...
HUT ke-118, Ikatan Notaris Indonesia Dorong Penegakan Etik dan Adaptasi Digital
PN Jaktim Izinkan Siaran...
PN Jaktim Izinkan Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa kecuali Tahap Pembuktian
Infografis
Pemicu Makin Banyak...
Pemicu Makin Banyak WNI Pindah Jadi Warga Negara Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved