Dian Mirza Sependapat dengan Ganjar Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter Gen Z
Jum'at, 04 Agustus 2023 - 16:43 WIB
loading...
Bacaleg Partai Perindo, Dian Mirza mendukung pernyataan Capres Partai Perindo, Ganjar Pranowo yang menekankan pentingnya pendidikan karakter bagi milenial dan gen Z buat menyongsong Indonesia Emas tahun 2045. Foto/MNC Media
A
A
A
JAKARTA - Bacaleg muda Partai Perindo, Dian Mirza mendukung pernyataan bakal Capres Partai Perindo, Ganjar Pranowo yang menekankan pentingnya pendidikan karakter bagi milenial dan gen Z buat menyongsong Indonesia Emas tahun 2045.
Menurut Dian, hal yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) tersebut penting ditekankan agar generasi muda Indonesia memiliki karakter resilien.
Baca juga: Survei SMRC Sebut 40% Publik Percaya Jokowi Dukung Ganjar, Aiman Witjaksono: Cerminan dan Harapan Masyarakat
"Saya sependapat dengan Pak Ganjar, bahwa generasi muda harus dibekali cara bertahan hidup yang sesuai dengan zamannya agar menjadi pribadi yang kuat, tahan banting, tapi tetap fleksibel. Karakter itu disebut sebagai resilien," ujar Dian kepada wartawan, Jumat (4/8/2023).
Dian mengatakan masalah stres yang terjadi pada generasi muda belakangan ini juga harus menjadi perhatian. Panjangnya jam belajar di sekolah, tuntutan dari orang tua dan guru juga bisa memicu stres pada anak.
Menurut Dian, hal yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) tersebut penting ditekankan agar generasi muda Indonesia memiliki karakter resilien.
Baca juga: Survei SMRC Sebut 40% Publik Percaya Jokowi Dukung Ganjar, Aiman Witjaksono: Cerminan dan Harapan Masyarakat
"Saya sependapat dengan Pak Ganjar, bahwa generasi muda harus dibekali cara bertahan hidup yang sesuai dengan zamannya agar menjadi pribadi yang kuat, tahan banting, tapi tetap fleksibel. Karakter itu disebut sebagai resilien," ujar Dian kepada wartawan, Jumat (4/8/2023).
Dian mengatakan masalah stres yang terjadi pada generasi muda belakangan ini juga harus menjadi perhatian. Panjangnya jam belajar di sekolah, tuntutan dari orang tua dan guru juga bisa memicu stres pada anak.
Lihat Juga :