4 Fakta Menarik Jenderal Chandra W Sukotjo, Pernah Jadi Anggota Paspampres untuk 3 Presiden RI

Selasa, 01 Agustus 2023 - 16:39 WIB
loading...
4 Fakta Menarik Jenderal...
Letjen TNI (Purn) Chandra Warsenanto Sukotjo merupakan salah satu pensiunan militer yang punya riwayat karier cemerlang, ketika masih aktif di TNI. Foto/Puspomad
A A A
JAKARTA - Letjen TNI (Purn) Chandra Warsenanto Sukotjo merupakan salah satu pensiunan militer yang punya riwayat karier cemerlang, ketika masih aktif di TNI. Pria asal Bandung yang lahir pada 14 Januari 1965 ini mulai terjun ke dunia militer usai lulus dari Akademi Militer pada tahun 1988.

Setelah itu dia langsung mendapat penugasan pertamanya sebagai Waka Instalasi Tuntibmil Pomdam II/Sriwijaya.

4 Fakta Menarik Chandra Warsenanto Sukotjo


Sepanjang riwayat karier Chandra W Sukotjo di militer, telah banyak memunculkan sejumlah fakta yang menarik untuk diketahui.

1. Pensiun Pada Awal 2023


Dalam Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/48/I/2023 tanggal 16 Januari 2023, tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan TNI, tercantum nama Letjen TNI Chandra W Sukotjo.

Baca juga: Mayjen TNI Chandra W Sukotjo Resmi Jabat Danpuspomad

Sebelum pensiun, jenderal bintang tiga ini sempat menduduki posisi Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Danpuspomad). Sampai saat ini posisi yang ditinggalkan oleh Chandra masih kosong.

2. Pernah Diangkat Jadi Komisaris Pertamina


Dilansir dari laman resmi Pertamina, pada 13 Maret 2020, Chandra W Sukotjo diangkat menjadi Komisaris dari PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi (PIEP).

Kala itu dirinya merangkap jabatan sebagai Deputi I Bidang Intelijen Luar Negeri BIN. Chandra kembali diangkat sebagai komisaris untuk periode kedua pada tahun 2023.

3. Pernah Jadi Anggota Paspampres untuk 3 Presiden RI


Ketika masih menyandang pangkat Mayor, Chandra sempat bertugas sebagai Dandenwalmor Grup C Paspampres pada tahun 1998 ketika Presiden Soeharto mundur dan digantikan oleh wakilnya, BJ. Habibie.

Setelah pemilu, dan Abdurrahman Wahid dilantik menjadi Presiden ke-4. Chandra masih berada di satuan Paspampres, dimana dia saat itu telah bertugas sebagai Dandenpamsus Yonpam Grup A Paspampres.

Tak lama setelah itu, Chandra kembali mendapat tugas baru di Paspampres untuk jadi Dandenwalpri Yonpam Grup A. Hingga akhirnya Presiden Gus Dur mundur dari jabatannya dan digantikan oleh Megawati Soekarnoputri pada tahun 2001, Chandra masih menetap di satuan pengamanan Presiden. Karena pada tahun 2001-2002 dia sempat dipercaya menjadi Pamen Paspampres.

4. Sering Dinas Luar Negeri


Setelah Chandra mendapat pangkat Kolonel, dia sempat ditugaskan untuk menjadi Atase Pertahanan RI Turki di tahun 2009. Tidak hanya itu, jabatan Kasubdit Pasifik Deputi Intelijen Luar Negeri BIN juga sempat diemban olehnya.

Kemudian ketika telah mendapat pangkat Perwira Tinggi di tahun 2014, dia sempat menduduki posisi Direktur Amerika & Eropa Deputi Intelijen Luar Negeri BIN, dan Sekretaris I Kedubes RI Australia (Perbinlu Australia).

Sebelum menjabat sebagai Danpuspomad, Chandra yang masih berpangkat Mayjen kala itu sempat ditugaskan sebagai Deputi I Bidang Intelijen Luar Negeri BIN dari tahun 2017 hingga 2021.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
TNI Habema Bergerak...
TNI Habema Bergerak Lebih Cepat, Ancaman Kelompok Bersenjata di Intan Jaya Dicegah
Prabowo: Anggaran Pertahanan...
Prabowo: Anggaran Pertahanan dan Polri jika Perlu Dikurangi untuk Hapus Kemiskinan
Kelakar Prabowo: Nanti...
Kelakar Prabowo: Nanti Ada Pertandingan Jenderal-Jenderal, Saya Wasitnya
Prabowo Apresiasi Panen...
Prabowo Apresiasi Panen Raya Inisiasi TNI Serentak di 43 Titik Seluruh Indonesia
TNI di Kejaksaan: Antara...
TNI di Kejaksaan: Antara Persepsi Backing, Kepastian Hukum, dan Konsolidasi Negara
Keterlibatan TNI dalam...
Keterlibatan TNI dalam Penggeledahan Polri 8-10 Juli 2026
Akademisi Desak Polri...
Akademisi Desak Polri Tindak Penyebar Disinformasi Pengamanan Kejaksaan oleh TNI
Jampidsus Febrie Adriansyah...
Jampidsus Febrie Adriansyah Mundur, Rumahnya di Jaksel Tak Lagi Dijaga Khusus TNI
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Rekomendasi
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
30 Drone MQ-9 Reaper...
30 Drone MQ-9 Reaper AS Ditembak Jatuh oleh Militer Iran, Ini 4 Kelemahannya
Berita Terkini
Judul RUU Perampasan...
Judul RUU Perampasan Aset Diubah Menjadi RUU Pemulihan Aset? Ini Pandangan Pakar Hukum Pidana
96 Perwira Duduki Jabatan...
96 Perwira Duduki Jabatan Strategis di Bareskrim pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Prabowo Minta Tindakan...
Prabowo Minta Tindakan Tegas Terhadap Penyelewengan Tak Merusak Stabilitas Nasional
3 Fakta yang Telah Diungkap...
3 Fakta yang Telah Diungkap KPK Terkait OTT Bupati Lombok Barat
Wamenag: Pencegahan...
Wamenag: Pencegahan LGBT Akan Masuk Kurikulum Mulai Kelas 4 SD
TPPU Dinilai Bisa Jadi...
TPPU Dinilai Bisa Jadi Pintu Masuk Bongkar Kasus Eks Jampidsus
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved