Dugaan Aliran Dana Komando Kasus Henri Alfiandi, Danpuspom TNI: Masih Kita Dalami
Selasa, 01 Agustus 2023 - 10:46 WIB
loading...
Danpuspom TNI, Marsda R Agung Handoko menyebutkan jajarannya masih menyelidiki aliran dana komando yang menjadi bagian dari dugaan korupsi Kabasarnas Marsdya TNI (Purn) Henri Alfiandi. Foto/TNI AU
A
A
A
JAKARTA - Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI , Marsda R Agung Handoko menyebutkan jajarannya masih menyelidiki aliran dana komando yang menjadi bagian dari dugaan korupsi Kabasarnas Marsdya TNI (Purn) Henri Alfiandi (HA) dan Koordinator Administrasi (Koorsmin) Kepala Basarnas Letnan Kolonel Adm, Afri Budi Cahyanto.
Diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pernah mengungkap terdapat kode Dana Komando (Dako) sebagai kamuflase kasus suap yang diawali dengan langkah Basarnas yang membuka tender untuk tiga proyek kala itu.
Baca juga: KPK Kantongi Bukti Aliran Uang Dugaan Suap untuk Henri Alfiandi dari 2021-2023
Marsda Agung Handoko menegaskan lantaran masih dalam penyidikan, pihaknya masih mendalami dugaan aliran dana komando tersebut kepada pihak-pihak yang ada. Terlebih karena sudah masuk ranah penyidikan, Agung pun tidak bisa membeberkan bagaimana proses pendalaman dana komando tersebut.
"Jadi terkait dengan aliran dana komando ini, masih kita lakukan pendalaman. Tadi kita sampaikan, sampai dengan malam ini, masih kita periksa. Itu sudah masuk kepada materi penyidikan, jadi kami belum bisa menyampaikan di sini," ujar Agung saat jumpa pers di Gedung Puspen TNI, Jakarta, dikutip Selasa (1/8/2023).
Diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pernah mengungkap terdapat kode Dana Komando (Dako) sebagai kamuflase kasus suap yang diawali dengan langkah Basarnas yang membuka tender untuk tiga proyek kala itu.
Baca juga: KPK Kantongi Bukti Aliran Uang Dugaan Suap untuk Henri Alfiandi dari 2021-2023
Marsda Agung Handoko menegaskan lantaran masih dalam penyidikan, pihaknya masih mendalami dugaan aliran dana komando tersebut kepada pihak-pihak yang ada. Terlebih karena sudah masuk ranah penyidikan, Agung pun tidak bisa membeberkan bagaimana proses pendalaman dana komando tersebut.
"Jadi terkait dengan aliran dana komando ini, masih kita lakukan pendalaman. Tadi kita sampaikan, sampai dengan malam ini, masih kita periksa. Itu sudah masuk kepada materi penyidikan, jadi kami belum bisa menyampaikan di sini," ujar Agung saat jumpa pers di Gedung Puspen TNI, Jakarta, dikutip Selasa (1/8/2023).
Lihat Juga :