PKB Undang Pakar dan Akademisi Matangkan Strategi Pemenangan Pemilu 2024

Senin, 31 Juli 2023 - 20:55 WIB
loading...
PKB Undang Pakar dan...
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terus mematangkan strategi pemenangan dalam menghadapi Pemilu 2024 dengan mengundang para pakar dan akademisi. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terus mematangkan strategi pemenangan dalam menghadapi Pemilu 2024. Salah satunya dengan mengundang pakar politik dan akademisi untuk memenangkan Ketua Umum (Ketum) PKB Muhaimin Iskandar (Gus Imin) dalam Pilpres 2024 dan meraih target 100 kursi DPR dalam Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg).

“Kami memang mengundang para pakar dan akademisi untuk memberikan masukan strategi terbaik untuk menang di pilpres maupun pileg. Masukan dari pakar dan akademisi ini untuk melengkapi gerak taktis kita di lapangan,” kata Wakil Bendahara Umum DPP PKB Bambang Susanto, Senin (31/7/2023).

Bambang menjelaskan, para pakar politik dan akademis tersebut akan diundang dalam serial talk show DPP PKB yang digelar pada Selasa, 1 Agustus 2023. Mereka yang diundang adalah Arya Fernandes (CSIS), Djayadi Hanan (LSI), Eep Saefullah Fatah (PolMark), Restu Herlambang (Indikator Indonesia), serta Adi Prayitno (Parameter Indonesia.

Baca juga: Syukuran Harlah ke-25 PKB, Kiai-Santri Ikrarkan Dukungan untuk Gus Imin

“Para pakar yang diundang dinilai mempunyai kapasitas cukup untuk membedah peta politik Indonesia serta mampu memberikan masukan strategis bagi PKB dalam menghadapi Pemilu 2024,” ujarnya.

Bambang mengatakan, PKB dan Gus Imin mempunyai keunggulan komparatif dalam menghadapi Pemilu 2024. Pertama PKB sangat identik dengan NU yang mempunyai basis massa sangat besar, kedua PKB mempunyai Jawa Timur sebagai basis tradisional yang seringkali menjadi penentu kemenangan dalam Pilpres.

Baca juga: Jepangnya Indonesia Dukung Cak Imin Capres 2024
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Dorong Kualitas Keterwakilan...
Dorong Kualitas Keterwakilan Perempuan 30%, Partai Perindo Siap Bersinergi Lahirkan Kebijakan yang Inklusif
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Putusan PTUN Tegaskan...
Putusan PTUN Tegaskan Keabsahan SK Menkum, Kepemimpinan Mardiono sebagai Ketum PPP Sah
Beda dengan PKB, Golkar...
Beda dengan PKB, Golkar Pilih Hormati Sikap PDIP sebagai Partai Penyeimbang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Momen Jokowi Salat Jumat...
Momen Jokowi Salat Jumat Masjid Al Hikmah Sebelum Blusukan di Lampung
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Bidik Penguatan Basis...
Bidik Penguatan Basis Distrik, Wakil Bupati Yan Kiraklak Resmi Pimpin DPD Partai Perindo Yalimo
Rekomendasi
BSSN, ABI dan PINTU...
BSSN, ABI dan PINTU Perkuat Sinergi Jamin Keamanan Transaksi Digital
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
Berita Terkini
5 Peserta Meninggal...
5 Peserta Meninggal Dunia, Kemhan Evaluasi Latsarmil Calon Manajer Kopdes Merah Putih
Peserta SPPI Meninggal...
Peserta SPPI Meninggal Akibat TBC, Tim Seleksi Ungkap Pemeriksaan Awal hanya Terdeteksi Infeksi Paru
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Polisi Sita Ratusan...
Polisi Sita Ratusan Perangkat Elektronik di Markas Judi Online Hayam Wuruk, Ini Daftarnya
5 Peserta SPPI Meninggal...
5 Peserta SPPI Meninggal saat Latsarmil, Ini Kronologi Tiap Kasus
Bareskrim: Alamat Server...
Bareskrim: Alamat Server Judi Online Hayam Wuruk di Brasil, China, hingga Vietnam
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved