Lazis ASFA Terima Penghargaan Terinovatif dalam Percepatan SDM
Minggu, 30 Juli 2023 - 17:18 WIB
loading...
A
A
A
Pimpinan Baznas RI Zainul Bahar Noor menjelaskan zakat akan menjadi instrumen power full dalam menyelesaikan problematika umat jika target capaian perolehan dan pengelolaan zakat berhasil. Dia mengatakan, potensi perolehan Zis di Indonesia sangat besar, yaitu Rp326,7 triliun, namun kini baru mencapai Rp33 triliun.
Kemenag dan Baznas mengapresiasi kinerja filantropi Indonesia yang sudah sangat bagus, di antaranya Lazis Assalam Fil Alamin, yang secara kontinu berpikir keras untuk ikut menyelesaikan problematika umat, melalui pendayagunaan tasaruf zakat yang tepat sasaran.
Ketua Dewan Syariah Lazis ASFA KH Anang Rikza menekankan pentingnya dua sayap filantropi: zakat dan wakaf yang harus dikelola dan dikembangkan dengan baik. Menurutnya, zakat dan wakaf harus menjadi menjadi gaya hidup umat Islam Indonesia.
Zakat menjadi kewajiban setiap muslim sebagaimana salat, yang jika ditinggalkan akan berdosa. Adapun pengurus Lazis ASFA yang hadir dalam acara itu adalah Pengawas Irjen Pol (Purn) Mas Guntur Laupe, MH, Sekretaris M. Adil Triansyah, BCM, Bendahara Pangeran Arsyad, Lc dan pengurus lainnya.
Kemenag dan Baznas mengapresiasi kinerja filantropi Indonesia yang sudah sangat bagus, di antaranya Lazis Assalam Fil Alamin, yang secara kontinu berpikir keras untuk ikut menyelesaikan problematika umat, melalui pendayagunaan tasaruf zakat yang tepat sasaran.
Ketua Dewan Syariah Lazis ASFA KH Anang Rikza menekankan pentingnya dua sayap filantropi: zakat dan wakaf yang harus dikelola dan dikembangkan dengan baik. Menurutnya, zakat dan wakaf harus menjadi menjadi gaya hidup umat Islam Indonesia.
Zakat menjadi kewajiban setiap muslim sebagaimana salat, yang jika ditinggalkan akan berdosa. Adapun pengurus Lazis ASFA yang hadir dalam acara itu adalah Pengawas Irjen Pol (Purn) Mas Guntur Laupe, MH, Sekretaris M. Adil Triansyah, BCM, Bendahara Pangeran Arsyad, Lc dan pengurus lainnya.
(rca)
Lihat Juga :