Kiai Said Aqil Siroj Ajak Seluruh Pihak Selamatkan Bangsa dari Virus LGBT

Kamis, 27 Juli 2023 - 14:25 WIB
loading...
Kiai Said Aqil Siroj...
Ketua Umum LPOI-LPOK KH Said Aqil Siroj mengajak semua pihak menyelamatkan bangsa dari virus LGBT. FOTO/DOK.MPI
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Lembaga Persahabatan Ormas Islam dan Lembaga Persahabatan Ormas Keagamaan (LPOI-LPOK), KH Said Aqil Siroj menyoroti merebaknya fenomena LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender) dalam beberapa waktu terakhir. Menurutnya, virus LGBT bergerak masif dengan mengatasnamakan hak asasi manusia (HAM), inklusivitas, dan kebebasan.

"Para pemimpin bangsa dan seluruh stakeholders bangsa harus segera bertindak tegas, cepat, dan cerdas dalam menanganinya, serta tidak boleh terlambat, agar virus dapat disolusikan dan dapat segera dibendung, sehingga virus LGBT tidak berubah menjadi pandemi LGBT yang membahayakan masa depan Bangsa Indonesia," kata Kiai Said Aqil Siroj dalam keterangan tertulisnya, Kamis (27/7/2023).

Kiai Said menjelaskan, tidak ada agama yang mentoleransi LGBT karena melawan kodrat ilahiyah penciptaan manusia dan bertentangan dengan Pancasila. LGBT adalah virus kemanusiaan, yang apabila dibiarkan akan mempercepat punahnya manusia dan sekaligus mempercepat datangnya azab Tuhan. Sebab Allah SWT melaknat LGBT.



Pimpinan lembaga menaungi 14 ormas Islam dan 6 ormas keagamaan ini mengingatkan azab Tuhan yang pernah ditimpakan kepada manusia karena perilaku LGBT. Kisah Kaum Luth yang dihancurkan Tuhan adalah bukti nyata yang seharusnya menjadi warning dan pengingat bagi seluruh manusia, agar tragedi tersebut tidak terulang kembali. Perilaku dan orientasi menyimpang LGBT sangatlah tidak dibenarkan secara medis, sangat rentan dan sangat membahayakan bagi kesehatan manusia.

Pembiaran dan acuh tak acuh terhadap fenomena LGBT, kata Kiai Said, akan memicu kehancuran generasi masa depan Indonesia. Karena virus LGBT sangat mudah merebak dan menjangkiti masyarakat. Mereka bergerak sangat masif melalui pintu budaya dan propaganda multimedia.

"Bila tidak segera ditanggulangi dengan seksama dan cepat, keberadaan LGBT akan meluas dan kemudian meluluh-lantakkan tatanan sosial dan budaya Indonesia serta berlawanan dengan spirit agama-agama di Indonesia," katanya.

Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu memandang pergerakan LGBT tengah mendapatkan angin segar dari konspirasi global selaras dengan setting pemaksaan mereka terhadap negara-negara untuk menerima keberadaan LGBT. Karena itu perlu kebersamaan dari para pemimpin negara, pemimpin agama, dan seluruh stakeholders bangsa, untuk bergerak bersama mewaspadai dan membangun kesiapsiagaan menghadapi serbuan virus LGBT yang tebar secara massif terselubung di balik dalih demokrasi dan daya paksa atas nama HAM, inklusivitas dan kebebasan, serta didukung kekuatan pendanaan global.

Baca juga: Satpol PP Wanita Dharmasraya yang Terlibat LGBT Dipecat

Dalam menghadapi tekanan konspirasi global dan berkembangnya budaya global dengan segala konsekwensinya, khususnya menghadapi fenomena LGBT, bangsa Indonesia harus memiliki imunitas ideologi, filter budaya, dan benteng moral keagamaan yang kokoh, sehingga keberadaannya mampu membereskan virus LGBT dengan tuntas dan mampu menjaga kedaulatan identitas dan jati diri bangsa secara komprehenship.

"Edukasi kepada generasi bangsa harus masif dilakukan oleh semua pihak, sebagai vaksin mental spiritual agar masyarakat tidak mudah terinveksi virus LGBT dan masuk dalam jebakan kehancuran," kata lulusan Universitas Umul Quro Makkah, Arab Saudi ini.

Kiai Said mendorong negara hadir dan membangun benteng pertahanan yang kuat. Negara tidak boleh kalah dan tunduk dengan setting global. Pemerintah bisa menjaga lebih ketat ruang regulasi agar tidak ada celah yang memberi ruang tumbuh berkembangnya LGBT. Di ruang Publik, pemerintah dan seluruh stakeholders harus mengawasi dengan seksama, agar penyebaran virusnya segera berhenti dan tidak meluas.

"Hentikan kampanye dan pergerakan virus LGBT yang berpotensi merugikan bangsa, dengan dalih apa pun. Segera selamatkan bangsa dari virus LGBT," katanya.

Bagi yang telah terjangkit Virus LGBT, maka harus segera ditangani, disembuhkan, dan dikembalikan kepada kodratnya sebagaimana mestinya. Masyarakat tidak boleh mencibir dan mendiskreditkan mereka yang terjangkit.

"Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa melindungi bangsa Indonesia dari berbagai ancaman tantangan gangguan dan hambatan dari dalam maupun luar negeri. Aamiin," kata KH Said Aqil Siroj.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
37 Organisasi Tolak...
37 Organisasi Tolak Desakan MUI Agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Kemenag Dukung MUI Desak...
Kemenag Dukung MUI Desak Aturan Tegas Jerat Pelaku LGBT
MUI Desak Hukuman Tegas...
MUI Desak Hukuman Tegas Bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
MUI Desak Pemerintah-DPR...
MUI Desak Pemerintah-DPR Rumuskan Regulasi Soal LGBT: Harus Lebih Berat dari Perzinaan!
Suma UI Dukung LGBT,...
Suma UI Dukung LGBT, Universitas Indonesia Lakukan Evaluasi Internal
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT,...
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT, Membela Gay Bakal Dipenjara 5 Tahun
Israel akan Gelar Acara...
Israel akan Gelar Acara LGBTQ Terbesar di Timur Tengah
Rekomendasi
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Persaingan Ketat! 86...
Persaingan Ketat! 86 Peserta Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok Berebut Tiket ke Jakarta
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Berita Terkini
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Ferdinand: Pernyataan...
Ferdinand: Pernyataan Tiyo Soal Teror Alat Penyadap Masuk Kategori Penyebaran Hoaks
Putusan PTUN Tegaskan...
Putusan PTUN Tegaskan Keabsahan SK Menkum, Kepemimpinan Mardiono sebagai Ketum PPP Sah
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
SPI Jadi yang Pertama...
SPI Jadi yang Pertama Beri Naskah Analisis RUU Advokat ke Pemerintah
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved