PBHI Imbau Masyarakat Tak Mendukung Pelanggar HAM di Pemilu 2024
Rabu, 26 Juli 2023 - 19:00 WIB
loading...
A
A
A
Julius sempat menyinggung mengenai politik impunitas pada Pemilu 2024. Apabila masyarakat tetap memberikan ruang bagi pelanggar HAM berat tersebut untuk memiliki kekuasaan dan pengaruh, dikhawatirkan tragedi serupa terulang kembali di masa mendatang.
"Politik impunitas ini tidak hanya kami bunyikan pada Pemilu 2024 tapi juga pada 10 tahun lalu yakni 2014. Kami tegaskan selama ada itu belum clean and clear dari para pelaku pelanggar HAM. Itu bisa dimaknai sebagai politik impunitas," jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Paian Siahaan, ayah Ucok Munandar (korban penculikan 1998) juga turut bersuara. Paian mengatakan status penghilangan paksa anaknya sampai saat ini masih belum menemukan titik terang.
"Saya orang tua Ucok Siahaan salah satu korban penculikan 1998. Secara jelas setelah Komnas HAM melakukan penyelidikan, anak saya dinyatakan korban penculikan pelanggaran HAM di masa lalu," katanya.
Paian mengaku sangat sakit hati jika seseorang menyatakan bahwa kasus penghilangan paksa itu sudah selesai dan tidak perlu diungkit lagi. Pasalnya, sudah lebih dari 25 tahun Paian berjuang untuk mencari kejelasan status hukum yang menimpa anaknya.
"Politik impunitas ini tidak hanya kami bunyikan pada Pemilu 2024 tapi juga pada 10 tahun lalu yakni 2014. Kami tegaskan selama ada itu belum clean and clear dari para pelaku pelanggar HAM. Itu bisa dimaknai sebagai politik impunitas," jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Paian Siahaan, ayah Ucok Munandar (korban penculikan 1998) juga turut bersuara. Paian mengatakan status penghilangan paksa anaknya sampai saat ini masih belum menemukan titik terang.
"Saya orang tua Ucok Siahaan salah satu korban penculikan 1998. Secara jelas setelah Komnas HAM melakukan penyelidikan, anak saya dinyatakan korban penculikan pelanggaran HAM di masa lalu," katanya.
Paian mengaku sangat sakit hati jika seseorang menyatakan bahwa kasus penghilangan paksa itu sudah selesai dan tidak perlu diungkit lagi. Pasalnya, sudah lebih dari 25 tahun Paian berjuang untuk mencari kejelasan status hukum yang menimpa anaknya.
Lihat Juga :